Bahkan, saat mendampingi Presiden meresmikan sekolah rakyat, Rachmat menemukan fakta bahwa masih banyak anak usia SMP dan SMA yang belum mampu membaca dan menulis.
Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa persoalan gizi dan pemenuhan kebutuhan dasar masih menjadi tantangan mendesak yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
“Ketika saya harus mendampingi Pak Presiden meresmikan sekolah rakyat anak-anak kita SMP, SMA, tidak bisa baca tulis. Dan itu banyak sekali,” tukasnya. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus meningkatkan pemerataan akses energi dan membenahi tata kelola pertambangan sebagai…
Menurutnya, BOSDA merupakan bantuan khusus kepada sekolah daerah yang pendanaannya bersumber langsung dari Dana…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen,, melalui Kasat Narkoba AKP Febry…
Keondofoloan Khambuyouge Asli Waena, John G. Ohee, melalui pemberitahuan yang ditujukan kepada Pemerintah Kota…
Matahari musnah dibungkus kabut asap, sementara perut bumi enggan memuntahkan air jernih. Fenomena iklim El…
Mereka meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dasar hukum penggunaan anggaran, mekanisme pencairan, pelaksanaan…