Categories: NASIONAL

Berada di Bawah Tekanan, Israel Tukar Tahanan Palestina dengan Sandera Gaza

PEMERINTAH Israel menghadapi tuntutan untuk menukar sekitar 229 sandera di Gaza dengan ribuan tahanan Palestina di penjara-penjara Israel.

Keluarga para sandera memperoleh dukungan besar pada hari Minggu dalam upaya mereka membujuk pemerintahan Benjamin Netanyahu untuk menegosiasikan pertukaran dengan Hamas.

Giora Eiland, mantan kepala Dewan Keamanan Nasional Israel serta surat kabar Haaretz meningkatkan seruan untuk menukar sekitar 5.000 warga Palestina termasuk militan Hamas dengan para tawanan di Gaza.

Dilansir dari The Guardian, beberapa kerabat menyampaikan pesan itu dalam pertemuan terbuka dengan Netanyahu pada hari Sabtu di Tel Aviv, di mana mereka mendirikan kamp di seberang kementerian pertahanan.

Pada hari Minggu, sebuah delegasi meminta presiden, Isaac Herzog, untuk menjadikan sandera sebagai agenda politik utama.

Kini serangan yang terjadi semakin sering terjadi di Gaza di mana jumlah korban tewas setelah tiga minggu pemboman telah melampaui 8.000 orang, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.

Kampanye pertukaran tahanan menambah tekanan Netanyahu ketika ia tiba-tiba berbalik arah setelah berusaha mengalihkan kesalahan atas kegagalan intelijen dan keamanan yang memungkinkan militan Hamas mengamuk di Israel selatan pada tanggal 7 Oktober.

Pada Minggu pagi, perdana menteri men-tweet bahwa para kepala keamanan, termasuk kepala intelijen militer dan kepala badan keamanan dalam negeri Shin Bet, yakin Hamas merasa gentar dan tidak punya rencana untuk menyerang.

“Ini adalah evaluasi yang berulang kali disampaikan kepada perdana menteri,” kata Netanyahu.

Namun beberapa jam kemudian dia menghapus tweet tersebut dan meminta maaf dengan mengatakan, “Saya salah dan sepenuhnya mendukung semua kepala lembaga keamanan.”

Bencana ini memicu teguran bahkan dari sekutunya dan memicu persepsi luas bahwa perdana menteri ingin menghindari pertanggungjawaban atas serangan terburuk dalam sejarah Israel. (*)

Sumber: The Guardian         |       Jawapos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wamendagri: Data OAP Jadi Dasar Utama Kebijakan Otsus Papua

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…

17 hours ago

Dua Warga Australia Divonis Lebih Berat dari Tuntutan JPU

Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…

17 hours ago

Komnas HAM: Ada Pembiaran di Tambang Ilegal

Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…

18 hours ago

Kemendagri Tugaskan Pemprov Papeg Siapkan Langkah Penanganan Pasca Konflik

Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…

18 hours ago

Satresnakoba Polresta Musnahkan 5, 2 Gram Sabu

Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…

19 hours ago

Presiden Prabowo Bakal Panen Raya Padi di Merauke

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…

19 hours ago