Hal serupa juga terjadi di Bornean Orangutan Rescue Alliance (BORA) yang dikelola Center for Orangutan Protection (COP). Manager BORA, Widi Nursanti, menerangkan lewat enrichment yang diberikan, para orangutan yang menjalani rehabilitasi di PPS mereka bisa lebih aktif berpikir dan belajar dalam mencari makanan. yang menjalani rehabilitasi di PPS mereka bisa lebih aktif berpikir dan belajar dalam mencari makanan.
“Cara-cara sederhana dengan sedikit kreativitas memperkaya variasi penyajian dan media yang dipakai untuk makanannya. Sehingga para orangutan tidak jenuh,” katanya. Ketupat-ketupat yang mereka tempatkan di sekolah hutan berisi potongan buah-buahan, selai, dan madu yang mampu merangsang indra penciuman dan melatih kreativitas fisik dalam mencari berbagai jenis makanan. (riz)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…
Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…