Kedua, BNN memperkuat analisis intelijen untuk memetakan jalur distribusi, terutama di kawasan hiburan malam yang kerap beririsan dengan peredaran narkotika lain. Ketiga, kerja sama dengan Kepolisian, Bea Cukai, Komite Obat Nasional, serta mitra internasional untuk berbagi informasi dan strategi penanganan.“Keempat, kami mendorong penyusunan regulasi yang membatasi peredaran dan penggunaan N₂O agar tetap sesuai peruntukan industri yang sah dan melindungi kesehatan masyarakat,” tegas Suyudi.
BNN juga mengimbau orang tua agar lebih waspada jika menemukan benda mencurigakan seperti tabung kecil atau balon di lingkungan remaja. Edukasi keluarga dinilai krusial untuk mencegah korban berikutnya. “Himbauan kami jelas, jangan pernah mencoba. N₂O bukan untuk konsumsi rekreasi. Efek euforianya singkat, tetapi risikonya fatal dan permanen,” tegas Suyudi. (ria/Jawapos)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menurut Abisai selain membuat pasar murah, Bank Papua juga aktif dalam memberikan bantuan kepada Usaha…
Serpihan ini cukup kuat sehingga mampu mengupas kulit pohon hingga menggores dinding beton dengan kedalaman…
Ia ditangkap setelah, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Yahukimo melakukan pemantauan terhadap pergerakannya…
Zona pertama mencakup kawasan Danau Sentani yang difokuskan pada sektor pariwisata dan jasa, sekaligus pengembangan…
”Pada hari ke-29 bulan Ramadhan, menjelang Idul Fitri 1447 H, saya menerima Presiden Ke-5 RI,…
Di bukit itu, belasan kitiran berdiri berjajar. Ukurannya beragam. Ada yang kecil dengan diameter 20–30…