Categories: NASIONAL

Pecundangi Korea Selatan dan Melangkah ke Semifinal Piala Asia U-23

Mentalitas pemenang

Masih tak percaya? Lihatlah tujuh gol yang diciptakan tim muda Indonesia itu dalam Piala Asia U23 2024 ini.

Kebanyakan dari gol ini tercipta karena perencanaan dan visi bermain yang tajam, termasuk dua gol yang merobek gawang Korea Selatan, dini hari tadi itu.

Lihat pula keempat pertandingan yang dijalani Indonesia U23 selama turnamen di Qatar itu. Kecuali saat menghadapi Australia, Garuda Muda selalu menjadi tim yang tampil lebih menekan dan mengancam gawang lawan.

Cara bermain mereka juga indah dan enak dipandang mata. Mulai dari cara bermanuver tanpa bola, sampai umpan satu dua yang menawan, yang kerap tak bisa dibaca lawan, termasuk saat menghadapi Korea Selatan dalam perempatfinal tadi.

Lantas, apakah semua ini petunjuk bahwa kualitas tim nasional kita meningkat?

Anda boleh berdebat mengenai hal ini, tapi Anda tak bisa memungkiri tiga kemenangan terakhir yang dicatat Garuda Muda, khususnya dari si raja Asia, Korea Selatan, walau dari adu penalti.

Bahkan debutan yang memenangkan adu penalti dari tim berpengalaman tampil dalam laga-laga level puncak seperti Korea Selatan, sudah merupakan pencapaian istimewa.

Ini karena adu penalti juga bukan cuma tentang menendang dan menghadang bola atau mengenai keberuntungan, tapi juga tentang mentalitas untuk menjadi pemenang.

Karena faktor ini pula ada alasan kuat kuat untuk mengatakan perjalanan Indonesia U23 bisa terus berlanjut sampai puncak.

Bukan juga kelewat optimistis jika sukses kali ini menular pada tingkat senior yang sedang bertualang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang juga memburu sejarah baru lainnya, yakni masuk putaran final Piala Dunia. Memang berat sekali, tapi tidak mustahil.

Namun sementara ini, mari berharap kemenangan atas Korea Selatan membuat tim asuhan Shi Tae-yong makin percaya diri bahwa level permainan mereka terus meningkat sehingga tiket Olimpiade Paris bisa digenggam dengan pasti, atau sekalian mengantarkan Indonesia untuk pertama kalinya merasakan trofi turnamen sepak bola internasional atau kontinental. (*)

Sumber: Jawapos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Setelah Dua Bulan Dipalang, Bandara Tanah Merah Dibuka KembaliSetelah Dua Bulan Dipalang, Bandara Tanah Merah Dibuka Kembali

Setelah Dua Bulan Dipalang, Bandara Tanah Merah Dibuka Kembali

Setelah hampir 2 bulan di palang oleh masyarakat pemilik hak ulayat dengan tuntutan ganti rugi,…

1 day ago

Bupati Merauke Segera Temui Masyarakat Okaba

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze berencanakan akan segera menemui masyarakat pemilik hak ulayat terkait dengan…

1 day ago

Gubernur Papua Selatan Lantik Dua Anggota MRP PAW

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo melantik dua anggota Majelis Rakyat Papua Selatan Pengganti Antar Waktu…

1 day ago

Tekanan Politik dan Keamanan Masih Menjadi Ancaman Kebebasan Pers di Papua

Kondisi tersebut semakin kompleks di daerah, termasuk Papua, di mana media lokal dan jurnalis masih…

1 day ago

Eksekutif Mengajar: Sinergi Freeport Indonesia-Uncen Siapkan SDM Papua Berdaya Saing Global

PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Universitas Cenderawasih (Uncen) resmi memulai Program Eksekutif Mengajar untuk memperkuat…

1 day ago

Di Biak, Pasokan Gas Elpiji Dijamin Aman

-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan Pertamina Patra Niaga Papua memastikan pasokan gas elpiji dijamin aman…

1 day ago