

Luka bakar yang dialami T, siswi SMP di kawasan Tambakmulyo, Semarang Utara yang menjadi korban pembakaran oleh pamannya sediri. (ISTIMEWA)
SURABAYA – Peristiwa tragis menimpa seorang siswi SMP berinisial T, 15, di kawasan Tambakmulyo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah. Bocah perempuan tersebut diduga menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh pamannya sendiri, S, 32, pada Sabtu (18/4), di depan rumahnya.
Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, menjelaskan bahwa insiden memilukan ini dipicu masalah sepele. Berdasarkan keterangan awal, pelaku emosi karena korban menolak saat diminta mandi. “Berawal dari pamannya itu menyuruh mandi, tapi korban menolak. Pelaku kemudian mengambil cairan diduga bensin dan menyulutnya dengan korek api,” ungkap Heri.
Api seketika menyambar tubuh korban hingga membuatnya berteriak histeris. Warga sekitar yang mendengar segera berdatangan untuk memadamkan api dan menyelamatkan korban. Bocah tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan fokus utama adalah menangkap pelaku S. “Untuk motif nanti akan diperiksa langsung kepada pelaku. Kondisi korban saat ini sudah mulai membaik dan kami pantau terus perkembangan lukanya,” tambah Heri.
Pemerintah Kota Semarang memastikan korban mendapatkan perlindungan dan penanganan medis secara optimal. Sesuai arahan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, jajaran kecamatan Semarang Utara bersama dinas terkait bergerak cepat melakukan penanganan terpadu. Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Sosial, serta RSUD K.R.M.T Wongsonegoro (RSWN).
Page: 1 2
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…
Ia menjelaskan, tambahan DAU tersebut berkaitan dengan kebutuhan belanja kepegawaian yang belum terselesaikan. Di…