Ia mengakui bahwa saat ini PBB kerap dipersepsikan lemah dan tidak berdaya. Namun, SBY mengingatkan agar lembaga internasional tersebut tidak tercatat dalam sejarah sebagai pihak yang melakukan pembiaran atau sekadar berdiam diri di tengah ancaman besar terhadap umat manusia. “Seruan itu mungkin terdengar seperti berseru di padang pasir,” kata SBY.
Namun menurutnya, bisa jadi itulah awal dari tumbuhnya kesadaran kolektif dan kemauan politik global untuk menyelamatkan dunia. Ia menutup pesannya dengan keyakinan bahwa selama masih ada kehendak, jalan keluar selalu mungkin ditemukan. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Berdasarkan keterangan medis, luka tembak masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah…
Fakta ini menunjukkan bahwa korupsi kepala daerah bukan persoalan yang terjadi di satu wilayah tertentu…
"Kita memiliki karunia besar dari yang Mahakuasa, bahwa kita nanti mampu. Kebutuhan BBM kita bukan…
Terkini, Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…
Kondisi ini terkadang membuat seseorang merasa tidak enak hati untuk menyampaikan kepada keluarga di kampung…
Kebijakan itu dipertimbangkan sebagai langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) apabila situasi…