Ia mengakui bahwa saat ini PBB kerap dipersepsikan lemah dan tidak berdaya. Namun, SBY mengingatkan agar lembaga internasional tersebut tidak tercatat dalam sejarah sebagai pihak yang melakukan pembiaran atau sekadar berdiam diri di tengah ancaman besar terhadap umat manusia. “Seruan itu mungkin terdengar seperti berseru di padang pasir,” kata SBY.
Namun menurutnya, bisa jadi itulah awal dari tumbuhnya kesadaran kolektif dan kemauan politik global untuk menyelamatkan dunia. Ia menutup pesannya dengan keyakinan bahwa selama masih ada kehendak, jalan keluar selalu mungkin ditemukan. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wali Kota Abisai Rollo menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana penting untuk membentuk karakter generasi muda…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Jayapura, Evert Nicolas Merauje, S.Sos.,…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…