

Osas Saha saat diperkenalkan Persipura lewat Instagram resmi Persipura pada Senin (19/1) malam (Istimewa)
JAYAPURA – Pelan namun pasti, skuad Persipura mulai terisi pada bursa transfer awal putaran kedua. Tim Persipura Jayapura secara resmi memperkenalkan Osas Saha sebagai pemain rekrutan baru dalam bursa transfer pemain. Osas resmi diperkenalkan lewat akun Instagram resmi klub Persipura Jayapura pada Senin (19/1) malam. Tertulis ucapan selamat datang bagi pemain naturalisasi asal Nigeria tersebut.
Striker berusia 40 tahun itu akan menambah ke dalam lini depan pasukan Mutiara Hitam pada lanjutan kompetisi Championship. “Selamat datang di keluarga besar Persipura Jayapura. Osas akan memperkuat barisan striker lokal Persipura di sisa kompetisi musim 2025/2026,” tulis akun resmi Persipura.
Manajemen Persipura saat dikonfirmasi belum memberikan tanggapan terkait rekrutan mantan pemain PSBS Biak dan Persibo Bojonegoro itu. Kedatangan Osas menuai pro dan kontra. Osas merupakan pemain yang tak lagi muda. Akun resmi Persipura banyak yang menyayangkan keputusan tersebut. Osas dinilai sudah tidak produktif lagi dan sedang dalam penghujung karir.
Tak sedikit juga yang menyebutkan ini langkah yang tepat untuk menambah daya gedor dari pasukan Mutiara Hitam. Apalagi Osas dinilai memiliki segudang pengalaman dan dipastikan tidak mengubah kuota asing dari Persipura. Osas sendiri sebelum berlabuh bersama Persipura cukup lama menepi. Ia bahkan sempat tak memiliki klub di awal musim ini.
Desas-desus kedatangan Osas memang sudah menggema jauh-jauh hari. Namanya sempat masuk dalam daftar belanja pemain Persipura di awal musim. Namun kala itu ia batal berseragam Merah Hitam. Kini, Osas menjadi satu dari dua pemain baru Persipura pada bursa transfer. Sebelumnya Persipura lebih dulu memperkenalkan Alexsandro Kamuru sebagai pemain baru. (eri/ade).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…
Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…
Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…
Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…
Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…
“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…