Ketegangan makin meningkat setelah Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menuai kontroversi atas doa yang menyiratkan kekerasan tanpa belas kasihan. Dalam misa Minggu Palma di St Peter’s Square, Paus menyebut konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat sebagai “kekejaman”. Di sisi lain, Trump kembali melontarkan serangan melalui media sosial.
Ia menyebut Paus “lemah dalam menghadapi kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri”. Trump juga menegaskan Iran tetap menjadi ancaman global, terutama terkait potensi kepemilikan senjata nuklir. “Paus boleh mengatakan apa yang dia inginkan, tetapi saya bisa tidak setuju,” kata Trump di Gedung Putih. (*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Jayapura, Heri Purnomo, S.Si, menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca…
Kabar duka ini mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dari Bupati Keerom yang juga menjabat…
Abisai mengatakan kepergian almarhum meninggalkan rasa kehilangan besar bagi Kota Jayapura. Selain pernah memimpin…
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…