Categories: NASIONAL

Joe Biden Dukung Palestina Kembali Revitalisasi dan Pimpin Gaza dan Tepi Barat

Presiden Amerika SerikatJoe Biden, mengatakan gencatan senjata di tengah perang Israel dengan Hamas bukanlah perdamaian.

Joe Biden menilai, kunci penting untuk stabilitas abadi adalah, bersatunya kembali Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diperintah di bawah Otoritas Palestina yang direvitalisasi.

Dikutip dari NDTV pada Senin (20/11), Joe Biden menegaskan kembali posisinya dalam beberapa minggu terakhir bahwa usulan gencatan senjata bukanlah sebuah kemungkinan nyata dan pada akhirnya tidak akan mencapai tujuan yang lebih besar.

Ia dan para pejabat tinggi Amerika Serikat menghidupkan kembali pembicaraan mengenai upaya menuju solusi dua negara untuk pemerintahan di Gaza.

Joe biden menggunakan opini tersebut untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang seperti apa proses upaya mencapai tujuan yang lebih besar tersebut.

“Saat kita berupaya mencapai perdamaian, Wilayah Gaza dan Tepi Barat harus dipersatukan kembali di bawah satu struktur pemerintahan yang pada akhirnya dibawah revitalisasi otoritas Palestina, seiring kita semua berupaya menuju solusi dua negara,”ujar Joe Biden dikutip dari Anadolu Agancy.

“Saya tegaskan kepada para pemimpin Israel bahwa kekerasan ekstremis terhadap warga Palestina di Tepi Barat harus dihentikan dan mereka yang melakukan kekerasan harus bertanggung jawab,” tambahnya.

Joe Biden menambahkan, Amerika Serikat siap untuk mengambil langkah-langkah kami sendiri, termasuk mengeluarkan larangan visa  terhadap ekstremis yang menyerang warga sipil di Tepi Barat.

Amerika Serikat memberikan dukungan senjata dan intelijen kepada Israel ketika negara itu melancarkan serangan ke Gaza dengan tujuan membasmi Hamas setelah serangannya pada 7 Oktober, yang menewaskan lebih dari 1.200 orang.

Joe Biden berulang kali berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan mengatakan dia berupaya untuk membebaskan sandera yang ditahan Hamas, termasuk beberapa warga Amerika.

Setidaknya 11.400 warga Palestina telah terbunuh sejak perang dimulai yang korbannya tidak membedakan antara kematian warga sipil dan militan.

Joe Biden juga mencatat bahwa hasil yang membuat Hamas menguasai Gaza akan sekali lagi melanggengkan kebencian dan menghilangkan kesempatan warga sipil Palestina untuk membangun sesuatu yang lebih baik bagi diri mereka sendiri.

“Kita tidak boleh melupakan pelajaran yang kita peroleh berulang kali sepanjang sejarah kita: Dari tragedi pergolakan besar, kemajuan besar bisa dicapai,” tulisnya

“Lebih banyak harapan. Kebebasan lebih. Lebih sedikit kemarahan. Lebih sedikit keluhan. Lebih sedikit perang. Kita tidak boleh kehilangan tekad untuk mencapai tujuan tersebut, karena sekaranglah saatnya visi yang jelas, ide-ide besar dan keberanian politik sangat dibutuhkan,” jelas Joe Biden. (*)

Sumber: Jawapos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Persipura Lakukan Perombakan Besar-besaran

“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…

1 hour ago

DPR RI Didesak Bentuk Pansus Pantau Kerusakan Dampak PSN

Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…

2 hours ago

Hampir Tak Ada Wakil Rakyat yang Bicara Penolakan PSN

Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…

3 hours ago

Keikhlasan Saat Situasi Ekonomi Kurang Bergairah Jadi Ujian Dalam Berkurban

Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…

4 hours ago

TPNPB Bertanggungjawab Atas Pembakaran Fasilitas Umum

TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…

5 hours ago

Empat WNA asal China Jadi Tersangka Kasus Tambang Ilegal di Nabire

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…

12 hours ago