

Tim gabungan melanjutkan pencarian korban banjir bandang di Pegunungan Arfak, Selasa (20/5). (istimewa)
JAKARTA-Operasi pencarian korban banjir bandang di Pegunungan Arfak terus berlanjut. Setelah menemukan enam korban dari 19 orang yang hilang, tim gabungan melanjutkan pencarian para korban pada Selasa pagi (20/5).
Tim pencarian gabungan ini berjumlah 66 personel gabungan. Yang terdiri dari Polres Pegunungan Arfak 28 personel, Kodim 1218 Pegaf dengan 13 personel, Basarnas 12 personel, BPBD Provinsi Papua Barat 10 personel, dan BPBD Kabupaten Pegaf 3 personel.
Kapolres Pegunungan Arfak, Kompol Bernadus Okoka menuturkan, dalam operasi pencarian tersebut, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam korban banjir bandang. “Dari enam korban yang ditemukan, satu orang dikembalikan ke pihak keluarga, sementara lima lainnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk proses identifikasi,” paparnya.
Pada pukul 13.00 WIT, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena cuaca buruk dan potensi longsor susulan yang dapat membahayakan tim. Kapolres Pegunungan Arfak memerintahkan penarikan seluruh personel ke posko induk dan memastikan bahwa operasi pencarian hari kedua akan dilanjutkan pada Selasa pagi (20/5).
“Kami mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh personel gabungan. Meskipun cuaca dan kondisi medan cukup berat, semangat tetap terjaga,” ungkap Kapolres.
Page: 1 2
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…