Categories: NASIONAL

Mahfud Minta KPK Bijak Sikapi Isu Etik Pimpinan

JAKARTA – Sorotan publik terhadap dugaan pelanggaran etik beruntun yang dilakukan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mendapat perhatian Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD.

Dia menyatakan bahwa sorotan publik itu sejatinya bukan urusan pemerintah. Namun demikian, secara moral pihaknya tetap memiliki pandangan.

”KPK harus menyikapi isu tersebut secara bijak,” ungkap dia kepada awak media, kemarin (18/4). Bukan hanya mendapat sorotan publik di Indonesia, Mahfud menyampaikan bahwa isu tersebut telah disorot oleh pihak luar. Yakni Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat.
Untuk itu, dia berharap KPK merespons isu tersebut dengan cara-cara yang bijak.

”Selesaikan secara transparan dan tegas. Tak perlu ada yang yang ditutup-tutupi,” beber mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

Selain KPK, Mahfud menyampaikan bahwa Dewan Pengawas (Dewas) KPK juga harus bersikap. Mereka perlu menunjukkan sikap tegas. Dengan begitu publik mengetahui bahwa Dewas KPK juga bekerja. ”Kalau Lili Pintauli (Siregar) salah, harus dijatuhi sanksi. Tapi, kalau benar dia harus dibela,” imbuhnya. ”Jangan sampai terjadi public distrust,” tambah dia.

Walau banyak dikritik, Mahfud menyatakan bahwa kinerja KPK belakangan sudah membaik. Kinerja dan prestasinya sudah bagus. Dia tidak ingin hal itu ternoda oleh hal-hal yang tidak perlu. ”Ibarat lukisan, jangan sampai lukisan yang sudah bagus menjadi ternoda oleh tetesan cat,” harapnya. Dia juga tidak ingin terjadi demoralisasi dan ketidaknyamanan di internal KPK.

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Bidang Penindakan Ali Fikri menghormati pandangan pihak luar atas kondisi di lembaganya tersebut. Dia menyebut pandangan itu menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi merupakan isu global yang butuh perhatian dan kerja bersama semua pihak. “Tidak hanya antar-pemangku kepentingan pada lingkup domestik, namun juga pada tataran global,” ujarnya.

Dia menilai KPK sebagai lembaga pemberantasan korupsi di Indonesia pun turut aktif dalam berbagai forum internasional. Baik dalam konteks penyusunan kebijakan pencegahan dan pendidikan antikorupsi, pertukaran data dan informasi, maupun penanganan perkara lintas yuridiksi.

Dalam beberapa forum tersebut, KPK beberapa kali sharing best practice pemberantasan korupsi di Indonesia. Baik melalui pendekatan pendidikan, pencegahan, maupun penindakan. “KPK juga terbuka terhadap best practice luar negeri, untuk dapat diadopsi dan diterapkan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” terangnya.

Soal pandangan AS terkait peralihan status pegawai KPK menjadi ASN, Ali menegaskan proses itu telah clear. Pun, prosedur dan tahapannya sudah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku dan telah diuji oleh MA, MK, bahkan Komisi Informasi Publik (KIP). (syn/tyo/JPG)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: NASIONAL

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

1 hour ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

2 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

2 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

3 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

3 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

4 hours ago