Categories: NASIONAL

PTFI-USAID Kolaborasi Percepatan Penurunan Stunting di Papua

Direktur & Executive Vice President of Sustainable Development PTFI Claus Wamafma menjelaskan dalam kemitraan ini PTFI menyediakan dukungan pendanaan sebesar 3,53 juta dolar AS dan USAID mendukung sebesar 500.000 dolar AS. Inisiatif ini merupakan perluasan dari kontribusi USAID sebesar 4.000.000 dolar AS untuk program pengurangan stunting di Indonesia. Kerja sama ini juga mencakup bantuan teknis dan pengawasan. Kedua belah pihak menunjuk Wahana Visi Indonesia sebagai pelaksana program di lapangan.

“Program PASTI Papua berlangsung mulai 2024 hingga 2026 dengan target penerima manfaat di Kabupaten Mimika, Kabupaten Nabire, dan Kabupaten Asmat. Melalui pendekatan yang terarah ini, PTFI dan USAID berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan gizi anak-anak dan berkontribusi pada upaya nasional yang lebih luas dalam menanggulangi stunting pada anak,” kata Claus.

Direktur USAID Indonesia Jeff Cohen mengungkapkan rasa senangnya atas kemitraan ini. “Amerika Serikat bangga menjadi mitra Pemerintah Indonesia dalam upayanya mengurangi stunting pada anak secara nasional,” ungkap Cohen. “Kami sangat antusias untuk memperluas dukungan perbaikan gizi anak dan pencegahan stunting di Papua melalui kemitraan baru dengan PT Freeport Indonesia, seiring dengan kerja sama kami menuju masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak dan masyarakat Indonesia”.

Adapun proyek PASTI Papua diimplementasikan dengan tiga tujuan utama. Pertama, meningkatkan kualitas praktik kesehatan dan nutrisi berbasis masyarakat untuk keluarga yang berisiko stunting melalui intervensi Social Behavior Change (SBC). Upaya ini akan melihat konteks lokal dengan melibatkan Masyarakat setempat, termasuk para pemimpin masyarakat dan pemimpin agama.

Kedua, meningkatkan kualitas Layanan Kesehatan Primer melalui penguatan layanan kesehatan primer yang terintegrasi dan komprehensif untuk klaster ibu, anak, dan remaja, yang mendorong pendekatan promosi dan preventif.

Ketiga, menguatkan kapasitas institusional, serta koordinasi dan tata kelola kolaboratif diantara berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan RAN PASTI di tingkat sub-nasional (dari tingkat provinsi hingga tingkat desa).

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Penderita Kusta Masih Ditemukan di Kampung MumuguPenderita Kusta Masih Ditemukan di Kampung Mumugu

Penderita Kusta Masih Ditemukan di Kampung Mumugu

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Asmat melalui…

6 hours ago

Cuaca Ekstrem Mengancam, Bupati Minta Warga Pesisir Tingkatkan Kewaspadaan

Bupati mengungkapkan bahwa transportasi laut mulai mengalami kendala serius, di mana kapal cepat yang menjadi…

7 hours ago

Pemprov Papua Selatan Bentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah

Menurutnya, TPAKD bukan sekedar forum koordinasi melainkan instrumen kebijakan daerah guna memperluas inklusi keuangan masyarakat,…

7 hours ago

Bupati Waropen Serahkan 10 Rumah Otsus Bagi Warga OAP

Dalam arahannya, Bupati Frans Mote menegaskan bahwa pembangunan 10 unit rumah ini tersebar di beberapa…

8 hours ago

Buka Penyusunan Road Map RB, Bupati Waropen Cek Kehadiran Pimpinan OPD

Dalam arahannya, Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si menegaskan bahwa Reformasi Birokrasi bukan sekadar…

8 hours ago

Pembangunan Kantor Gubernur Papeg Dipastikan Mulai Tahun ini

Wakil Mentri PUPR Diana Kusumastuti saat melakukan kunjungan kerja melihat lokasi pembangunan kantor Gubernur Papua…

9 hours ago