Begitu juga ada yang dinyatakan tidak lolos administrasi tapi jika dapat memenuhi rekomendasi dari ketua adat kampung dan ketua adat umum masih dapat dipertimbangkan untuk diterima kembali. ‘’Mereka yang ketua adatnya tidak ada, bisa menggunakan wakil ketua adat untuk membuat surat rekomendasi adat dari wilayah adat yang bersangkutan,’’ terangnya.
Yohanes Ulukyanan menjelaskan bahwa setelah seleksi administrasi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan. Hanya saja sebagian dari para calon tersebut terbentur biaya pemeriksaan kesehatan yang mencapai lebih dari Rp 2 juta. ‘’Untuk biaya kesehatan ini ditanggung peserta. Pansel tidak menyiapkan anggaran untuk pemeriksaan kesehatan,’’ jelasnya.
Dikatakan, setelah pemeriksaan kesehatan dilanjutkan dengan tahap seleksi selanjutnya berupa test tertulis dan wawancara. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Puskesmas Rimba Jaya yang berlokasi di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya, Merauke, berada dalam satu kawasan…
Berdasarkan data tahun 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Merauke tercatat 17,4 persen atau sebanyak 1.462…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan saat ini pemerintah sedang berupaya untuk menfokuskan pembangunan…
Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa, menegaskan bahwa Camporee Pathfinder Arafura International 2026 menjadi wadah…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH membenarkan adanya kebakaran tersebut yang…
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini melibatkan satu…