Categories: NASIONAL

Istana Tegaskan Program MBG Tak Akan Dihentikan

JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dihentikan meski menuai kritik dan tuntutan dari sejumlah mahasiswa. Menurutnya, program tersebut merupakan prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda, sekaligus menekan angka stunting.

Qodari memastikan Badan Gizi Nasional (BGN) tetap melanjutkan pelaksanaan program sambil melakukan evaluasi dan pembenahan tata kelola di berbagai sektor. “Kenapa jangan berhenti? Karena yang menerima manfaat ini nyata di lapangan. Ada ibu hamil. Emang hamilnya bisa berhenti? Ada ibu menyusui. Emang bayinya disuruh berhenti menyusu? Emang balita disuruh berhenti makan? Anak sekolah emang nggak boleh makan lagi?” kata Qodari dalam keterangannya, Minggu (14/6).

Ia menjelaskan, setiap program pemerintah memang menghadapi tantangan dalam tahap implementasi. Menurutnya, perbedaan kondisi di lapangan membuat dinamika dan persoalan operasional tidak dapat dihindari. “Jadi begini, program apapun pasti mengalami dinamika pada tataran implementasi atau operasionalisasi. Dari satu gagasan menjadi sebuah program operasional itu perlu diturunkan. Pasti ada variasi dan pasti ada masalah. Hanya orang mati yang tidak ada masalah. Selama kita hidup pasti ada masalah,” tuturnya.

Meski demikian, Qodari menegaskan berbagai kendala tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan program yang dinilai telah memberi manfaat bagi masyarakat. “Tetapi masalah itu bukan berarti membuat kita berhenti. Bukan membuat kita mundur. Kita evaluasi,” ucap Qodari. Dalam proses pembenahan, lanjutnya, Kepala BGN Nanik S Deyang disebut telah mengambil langkah penataan dengan menghentikan sementara pembangunan dan persiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum beroperasi.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.“Pada hari ini yang belum operasional itu di-stop dulu. Jadi semua yang statusnya persiapan, berapa persen pun, sejauh belum operasional di-stop dulu,” jelasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

6 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

7 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

19 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

23 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

1 day ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

1 day ago