

dr. Daisy C. Urbinas (foto: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Direktur RSUD Abepura. dr. Daisy C Urbinas menyampaikan terkait program kartu Papua Sehat, RSUD Abepura sudah tidak mendapatkan program tersebut. Hal itu terjadi karena pemerintah pusat tidak lagi menganggarkan program tersebut melalui pemerintah Papua Induk.
Nmaun untuk program kartu Port Numbay Sehat masih berjalan sampai sekarang. Namun sistem pembiayaan dari kartu Port Numbay Sehat berbeda dengan Kartu Papua Sehat yang diprogramkan Pemerintah Provinsi.
“Kalau kartu Papua Sehat dulu, uangnya langsung ditransferkan ke rekening rumah sakit, tapi kartu Port Numbay Sehat, tunggu ada klaim dari rumah sakit baru uangnya cair,” kata Diasy kepada Cendrawasih Pos, Rabu (13/3).
Dikatakan tutupnya program Kartu Papua Sehat ini memang menggangu pelayanan rumah sakit kepada masyarakat. Seperti RSUD Abepura sendiri, sebagai rumah sakit Badan Layanan Umum (BLUD). Salah satu sumber pendapatan rumah sakit bergantung pada biaya asuransi pasien. Namun dengan tutupnya progam Papua Sehat ini, maka pelayanan kepada masyarakat cukup terganggu.
“Karena kalau 5 tahun lalu uang di rumah sakit ini banyak, tapi karena sudah BLU, maka keuangan kita terbatas,” bebernya.
Page: 1 2
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…