

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai
JAKARTA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menjadikan Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan aktivis buruh Marsinah sebagai simbol utama nilai kemanusiaan di lingkungan Kementerian HAM. Kedua tokoh itu diabadikan sebagai nama gedung dan ruang pelayanan publik di kantor pusat kementerian.
Pigai menilai Gus Dur sebagai sosok yang melampaui sekat agama, suku, dan wilayah. Menurutnya, Gus Dur bukan hanya pemimpin nasional, tetapi juga tokoh dunia yang berperan besar dalam memperjuangkan perdamaian dan melawan diskriminasi.
“Dari ujung Papua ketika orang Papua menyampaikan pendapat, pikiran, dan perasaan tentang ketidakadilan, Gus Dur hadir. Ketika orang Aceh menyanyikan hal yang sama, Gus Dur di situ hadir,” ujar Pigai di kantornya, Selasa (11/11).
Dia menjelaskan, penamaan Gedung Kementerian HAM dengan nama Kiai Haji Abdurrahman Wahid dimaksudkan agar semangat dan nilai-nilai yang diwariskan Gus Dur bisa dirasakan setiap orang yang datang maupun bekerja di sana.
“Karena simbol Gus Dur, semua orang yang akan masuk gedung ini, mereka harus berpijak bahwa mereka sedang masuk dalam kalbu Gus Dur, mereka masuk dalam jiwa Gus Dur, mereka masuk dalam semangat Gus Dur, mereka masuk dalam nilai-nilai yang ditanamkan oleh Gus Dur,” ucap Pigai.
Sebagai tindak lanjut, ia berencana menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) HAM tentang penamaan resmi gedung tersebut. Selain itu, pihaknya juga akan menampilkan foto atau replika Gus Dur berbahan tembaga di area depan gedung.
Page: 1 2
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…
Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…