Pengawasan mencakup seluruh proses, mulai dari kebersihan dapur, pengolahan makanan, hingga pemeriksaan laboratorium.Salah satu instrumen utama adalah sertifikasi laik higienis dan layak konsumsi bagi dapur SPPG. Hingga saat ini, 4.535 SPPG telah dinyatakan lulus sertifikasi, setelah melalui evaluasi menyeluruh.
“Tidak semua dapur bisa langsung mendapatkan sertifikat. Yang belum memenuhi standar wajib melakukan perbaikan terlebih dahulu. Ini demi menjamin keamanan pangan bagi penerima manfaat,” tegasnya.
Melalui pengawasan berlapis tersebut, pemerintah memastikan 55,1 juta penerima MBG, mulai dari anak sekolah hingga ibu hamil, memperoleh makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman untuk dikonsumsi—sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo menjadikan kualitas sebagai prioritas utama program nasional ini.(jpg/han/Jawapos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Vice President Corporate Communications PTFI Katri Krisnati mengonfirmasi penghentian sementara arus lalu lintas darat tersebut…
Selain sesak napas, sejumlah korban juga mengeluhkan pusing. Beberapa korban bahkan mengalami tekanan psikologis…
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan adanya aktivitas yang tidak sesuai dengan izin yang diberikan pemerintah…
Menurutnya, semua pimpinan daerah sudah mengetahui mekanismenya. Apa yang sudah diterima harus dipertanggungjawabkan terlebih…
Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat pelayanan bagi warga terdampak kebakaran yang kini masih berada di…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menyebutkan, keempat orang tersebut diduga terlibat…