Categories: NASIONAL

Presiden RI Jokowi Bakal Temui Presiden AS Joe Biden

JAKARTA-Setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (11/11), Presiden Jokowi kini bertolak ke Amerika Serikat (AS) guna bertemu dengan Presiden AS Joe Biden.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Joe Biden pada Senin (13/11) di Washington D.C. Dalam keterangan tertulis, Sekretariat Presiden melaporkan bahwa Presiden Indonesia beserta rombongan delegasi terbatas telah meninggalkan Riyadh pada hari Minggu (12/11).

Menurut laporan yang dilansir dari Antara, Presiden Jokowi beserta rombongan lepas landas pada pukul 9.40 waktu setempat dari Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi.

Adapun pada keberangkatannya, rombongan Indonesia dilepas oleh wakil Gubernur Riyadh Amir Mohammad bin Abdurrahman, Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi, serta Atase Pertahanan KBRI Riyadh Brigjen TNI Putut Witjaksono.

Dalam kunjungannya ke AS, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Sekretaris Militer Presiden Laksda TNI Hersan, Komandan Paspampres Mayjen TNI Rafael Granada Baay, dan Plh Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden M. Yusuf Permana.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan bertemu Presiden AS Joe Biden dalam rangka kunjungan bilateral, yang rencananya Presiden Jokowi akan menyampaikan hasil keputusan KTT Luar Biasa OKI di Riyadh.

Diketahui, dalam rapat darurat atau KTT Luar Biasa tersebut, OKI dan Liga Arab telah memberikan mandat kepada Indonesia dan enam negara lainnya untuk bertindak menghentikan konflik yang terjadi di Gaza dan memulai proses diplomatik untuk mencapai perdamaian.

“Paragraf 11 (dalam resolusi) ini merupakan pengakuan dari OKI terhadap keaktifan dan kontribusi Indonesia yang terus mencoba menyelesaikan masalah Palestina, terutama akhir-akhir ini adalah situasi di Gaza,” terang Menlu Retno Marsudi, dalam rilis resmi usai hadiri KTT OKI.

Retno berpendapat, bahwa KTT OKI telah menghasilkan 31 keputusan di dalam sebuah resolusi yang isi pesan-pesannya sangat kuat dan sangat keras atas situasi kemanusiaan yang terjadi di Gaza, Palestina.

Resolusi tersebut juga menunjukkan solidaritas dan kesatuan negara OKI terhadap situasi di Gaza yang memprihatinkan, menurut Retno menambahkan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ketergantungan Pasokan Luar Picu Gejolak Harga Pangan

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…

1 day ago

Aset Kendaraan Dinas Pemprov Papua Masih Bermasalah

–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…

1 day ago

Polisi Diminta Tindak Tegas Pungli di Ruas Jalan Wisata Skori–Puay

Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…

1 day ago

“Bagi Orang Papua, Menjaga Sagu Sama Dengan Menjaga Kehidupan”

   Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…

1 day ago

Program Jemput Bola Dukcapil Capai Hasil Positif

Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…

2 days ago

Bukan Masalah Stok, Tapi Praktik Kecurangan yang Dibiarkan Masif

   Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…

2 days ago