

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat paripurna di Gedung Nusantara II Senayan, Jakarta, Selasa (11/7/2023). Sri Mulyani Indrawati melaporkan pokok keterangan pemerintah atas Rancanagan Undang-Undang Tentang Pertangungjawaban Tentang Pelaksanaan APBN 2022 (RUU P2APBN). Sesuai UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang keuangan negara RUU P2APBN disampaikan pemerintah kepada DPR dalam bentuk laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS
Estimasi 2023 Capai Rp 1.818 Triliun
JAKARTA – Target penerimaan pajak tahun ini bakal tercapai. Pernyataan itu disampaikan Director DDTC Fiscal Research & Advisory Bawono Kristiaji. Dia optimistis jika menilik kembali tren penerimaan pajak beberapa tahun lalu. Bahkan, penerimaannya sampai melampaui target.
Tahun ini target penerimaan pajak ditetapkan mencapai Rp 1.718 triliun. Aji menjelaskan, secara historis tren pertumbuhan realisasi penerimaan pajak tahunan selama ini berada pada kisaran 7–8 persen.
”Jadi, secara umum optimistis tercapai. Tiga tahun berturut-turut, ya. Mudah-mudahan nanti realisasinya bisa tembus dari 100 persen,” ujarnya di Jakarta kemarin (11/7).
Meski begitu, Aji tetap mewaspadai perlambatan ekonomi global, khususnya pelemahan harga komoditas yang akan berdampak signifikan pada performa PPh badan sepanjang 2023.
Aji mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai mengurangi ketergantungan sumber penerimaan dari sektor komoditas sumber daya alam yang rentan terfluktuasi. Baik melalui hilirisasi SDA maupun optimalisasi sektor-sektor lainnya.
Di sisi lain, Aji menyatakan bahwa strategi yang ditempuh pemerintah, baik melalui reformasi administrasi maupun kebijakan perpajakan yang berlandas UU HPP, sangat penting untuk mendorong peningkatan penerimaan pajak. Sebab, terbukti penerapan UU HPP dapat meningkatkan realisasi penerimaan negara dari sektor pajak.
Dari sisi kebijakan, Aji berharap ketentuan teknis turunan UU HPP atau peraturan menteri keuangan dari beberapa instrumen yang belum memiliki ketentuan teknis segera terbit. Beberapa kebijakan yang ketentuan teknisnya dinantikan adalah mengenai anti penghindaran pajak dan rencana penunjukan penyedia platform marketplace dalam e-commerce sebagai pemotong/pemungut pajak. Juga, ketentuan teknis pajak natura atau pajak atas fasilitas atau kenikmatan yang diberikan perusahaan dalam bentuk barang kepada pegawai atau karyawan.
”Nah, hal-hal itulah yang tentu kita tunggu. Jika ketentuan ini terbit, pasti sisi administrasinya maupun sisi policy-nya bisa berjalan beriringan sehingga lebih kokoh penerimaan pajak kita di kemudian hari, terutama di tengah pelemahan harga komoditas,” papar Aji.
Senada, Menkeu Sri Mulyani Indrawati meyakini penerimaan pajak tahun ini akan melebihi target. Ani menjelaskan, outlook penerimaan pajak tahun ini akan sebesar Rp 1.181,2 triliun atau mencapai 105,8 persen dari target. Penerimaan pajak ini juga meningkat 5,8 persen dari yang ditargetkan Rp 1.718 triliun.
”Outlook penerimaan pajak di akhir tahun diperkirakan melebihi target, yakni 105,8 persen dari target,” ujarnya saat raker dengan Banggar DPR pada Senin (10/7).
Ani menyebut, optimisme itu dipengaruhi perekonomian nasional yang masih tumbuh. Ditambah lagi, implementasi kebijakan dan pengawasan cukup efektif.
Hingga semester I 2023, penerimaan pajak telah mencapai Rp 970,2 triliun. Jumlah itu setara 56,5 persen dari target APBN 2023. Sementara itu, pada semester II mendatang penerimaan pajak diperkirakan hanya mencapai Rp 848 triliun. Penerimaan pajak semester II 2023 yang tidak setinggi semester I disebabkan kecenderungan harga komoditas yang mulai termoderasi. (dee/c14/hep)
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…
Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…
Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…