

PENGHARGAAN: Megawati Soekarnoputri menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of the Arts kemarin (11/5). ( FOTO: Humas DPP PDIP) Foto: Humas DPP PDIP
JAKARTA-Seoul Institute of the Arts (SIA), Korea Selatan, kemarin (11/5) menganugerahkan honorary chair professor kepada Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri. Itu adalah gelar profesor kehormatan kedua yang diterima ketua umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) tersebut.
Penganugerahan itu dilaksanakan di kampus SIA di Kota Seoul. Megawati hadir langsung untuk menerima penghargaan tersebut dengan didampingi perwakilan pengurus PDIP. Hadir pula Dubes RI untuk Korsel Gandi Sulistyanto dan jajarannya.
Presiden SIA Nam Sik Lee mengatakan, pihaknya merasa terhormat atas kehadiran Megawati dan jajarannya di kampusnya yang sederhana. ”Kami juga senang dapat menganugerahkan kepadanya gelar honorary chair professor,” ujarnya.
Menurut Nam, gelar tersebut diberikan karena Megawati telah menjadi pemimpin yang berani dalam membentuk politik dan negara Indonesia. Namun, pada saat yang sama, Megawati juga mempromosikan seni, budaya, dan ekonomi kreatif untuk pengembangan perdamaian dan demokrasi serta peningkatan kualitas hidup.
Megawati mengucapkan terima kasih atas penghormatan dari SIA. Kehormatan itu bukan hanya bagi dirinya, tapi juga bagi keluarga besar Bung Karno. ”Dan bagi seluruh jajaran PDI Perjuangan yang saya pimpin,” kata Megawati dalam pidatonya. (lum/c9/bay/JPG)
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…