Categories: NASIONAL

Wapres Ajak Pihak yang Ingin Perbaiki KPK Daftar Jadi Capim

JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengajak pihak-pihak yang memiliki keinginan untuk memperbaiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar segera mendaftar sebagai calon pimpinan (capim) KPK periode 2024-2029.

   “Mengenai KPK, Saya harap kan banyak orang yang ingin memperbaiki KPK. Pertama jangan hanya berteriak-teriak saja, ya daftar saja,” kata Wapres merespons masih sedikitnya jumlah pendaftar capim KPK dalam keterangan persnya usai meresmikan Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Selasa (9/7).

  Untuk itu, Wapres pun meminta agar pihak-pihak yang selama ini bersuara lantang terhadap KPK dapat mendaftar. Dengan demikian, lanjut Wapres, ketika terpilih nantinya dapat merealisasikan aspirasinya membuat kinerja KPK lebih efektif dan baik lagi.

  “Jadi, jangan hanya usul, jangan hanya protes, sekarang daftar saja, siapa tahu terpilih. Dia bisa menjalankan apa yang selama ini diinginkan supaya KPK itu bisa efektif dan bagus. Jangan sampai dia justru daftar tidak mau, hanya berteriak-teriak saja. Nah ini padahal KPK membuka, pansel (panitia seleksi) membuka kesempatan untuk mereka. Saya harapkan begitu,” ucap Wapres.

  Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengaku optimis putra-putri terbaik bangsa akan mendaftar capim KPK periode 2024-2029. “Sekali lagi, saya tentu masih optimistis masyarakat percaya, dan berharap putra-putri terbaik bangsa Indonesia akan mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK,” kata dia di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/7).

  Terkait masih sedikitnya jumlah pendaftar capim KPK hingga saat ini, menurut Ghufon, merupakan hal yang biasa. Ia berkaca pada pengalamannya di tahun 2019. “Pengalaman saya di 2019 itu juga sekitar Mei, sudah diumumkan itu pada saat itu sampai akhir (Mei) masih sepi, bahkan ada perpanjangan sekitar dua minggu pada saat itu. Tetapi, alhasil setelah perpanjangan, kalau enggak salah yang terkumpul mendaftar capim pada saat itu sekitar 440-an, kemudian itu diseleksi secara administrasi masuk sekitar 300-an,” katanya. (antara)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: #KPKWAPRES

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

14 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

15 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

16 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

17 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

18 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

18 hours ago