Categories: NASIONAL

Greenland Target Trump Berikutnya

Rubio tidak menjawab secara langsung tentang pertanyaan apakah pemerintahan Trump bersedia mengambil risiko aliansi NATO dengan berpotensi melanjutkan opsi militer terkait Greenland.

“Saya di sini bukan untuk membicarakan Denmark atau intervensi militer, saya akan bertemu dengan mereka minggu depan, kita akan membicarakan hal itu dengan mereka saat itu, tetapi saya tidak punya hal lain untuk ditambahkan,” kata Rubio.

Rubio juga mengatakan kepada wartawan, bahwa setiap presiden tetap memiliki pilihan untuk mengatasi ancaman keamanan nasional terhadap Amerika Serikat melalui cara militer.Para pemimpin negara Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris bergabung dengan Frederiksen dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa, yang menegaskan kembali bahwa pulau yang kaya mineral tersebut, serta menjaga jalur Arktik dan Atlantik Utara menuju Amerika Utara, merupakan milik rakyatnya.

Menteri Luar Negeri Denmark Lars Løkke Rasmussen dan mitranya dari Greenland, Vivian Motzfeldt telah meminta pertemuan dengan Rubio dalam waktu dekat, menurut pernyataan yang diposting pada hari Selasa di situs web pemerintah Greenland. Menurut pernyataan seperti yang diberitakan Korea Times, permintaan sebelumnya untuk pertemuan tatap muka tidak berhasil.

Thomas Crosbie, seorang profesor madya operasi militer di Royal Danish Defense College mengatakan bahwa pengambilalihan oleh Amerika tidak akan memperbaiki strategi keamanan Washington saat ini.

“Amerika Serikat tidak akan mendapatkan keuntungan apapun jika benderanya berkibar di Nuuk dibandingkan dengan bendera Greenland,” katanya kepada AP.

“Tidak ada manfaat bagi mereka, karena mereka sudah menikmati semua keuntungan yang diinginkan.”

“Jika ada akses keamanan khusus yang mereka inginkan untuk meningkatkan keamanan Amerika, mereka akan diberikan secara otomatis, sebagai sekutu terpercaya.”

“Jadi ini tidak ada hubungannya dengan peningkatan keamanan nasional bagi Amerika Serikat.”

Parlemen Denmark menyetujui rancangan undang-undang pada bulan Juni lalu untuk mengizinkan pangkalan militer Amerika Serikat ada di wilayah Denmark. Hal ini memperluas perjanjian militer sebelumnya, yang dibuat pada tahun 2023 dengan pemerintahan Biden, di mana pasukan AS memiliki akses luas ke pangkalan udara Denmark di negara Skandinavia tersebut.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Buron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya DiringkusBuron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya Diringkus

Buron Selama 4 Hari, Pelaku Aniaya Kepsek di Mappi Akhirnya Diringkus

Kasus pembacokan yang terjadi di pertengahan Jalan Kampung Dagimon ini sempat menggegerkan warga Kota Kepi.…

21 hours ago

Disnakertrans Dorong Peningkatan SDM OAP Melalui Pelatihan Alat Berat dan K3

Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…

22 hours ago

Bupati Keerom Ancam Sanksi Tegas ASN Terlibat Pelanggaran Disiplin

Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…

23 hours ago

Demo Tolak Militer Non Organik di Wamena Berakhir Ricuh

Aksi demo yang digalang oleh beberapa organisasi mahasiswa Papua Pegunungan untuk menolak militer non organik…

24 hours ago

Polres Mimika Musnahkan Sabu Senilai Rp 312 Juta, Residivis Kembali Terjerat

Polres Mimika memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 155,64 gram pada Senin, (27/4).  Kristal…

1 day ago

Pemprov Papua Pegunungan Gelar Musrenbang Otsus

Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC). Jhon Tabo, SE, M.B.A mengakui Musrenbang tingkat Provinsi Papua Pegunungan…

1 day ago