“Karena upaya dan kebijakan ini akan mendapat dukungan dunia, pemerintah, maupun swasta. Ini sejalan dengan kebijakan industri kita dengan pengembangan tambang nikel, pabrik baterai EV, dan mengarah pada ekspor bernilai tinggi untuk menambah devisa dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi agar tidak jatuh di bawah 5 persen, tetapi naik perlahan menjadi 6 persen dan kemudian mendekati 7persen beberapa tahun mendatang,” jelasnya.
Didik meminta kepada pemerintah agar tidak berpuas diri dengan pertumbuhan industri 3-4 persen. Butuh kebijakan radikal untuk membuat kemajuan. Peluang lain yang bisa dimaksimalkan yaitu program dan kebijakan pangan serta energi berkelanjutan.
“Ini merupakan program pokok pemerintah sekarang, yang begitu serius menjadi perhatian Presiden langsung. Petani beras distimulasi langsung dengan kebijakan harga tinggi sehingga produksi dan stok beras meningkat. Ini bisa sinambung jika diikuti oleh kebijakan produktivitas di tingkat petani on farm dan efisiensi dalam tata niaganya,” pungkasnya.(*/Jawapos)
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…