Categories: NASIONAL

Pemerintah Harus Sosialisasikan RTRW di Muara Tami

JAYAPURA-Pemerintah juga harus melakukan sosialisasi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) terhadap daerah-daerah potensial yang berkembang. Karena pembangunan Kota Jayapura ke depan dia berkembang ke arah timur di wilayah Koya atau Distrik Muara Tami. Daerah yang dulunya jadi pusat atau lahan pertanian dan perikanan kin sudah banyak beralih ke pemukiman.

   “Jadi di wilayah Koya Barat, Koya Timur, Koya Koso, masyarakat di sana harus banyak diberikan sosialisasi,” kata Dr.James Modouw, dosen perencanaan wilayah dan kota, Universitas Cenderwasih, Senin (3/2).

   Sosialisasi itu harus dilakukan, terutama di tingkat distrik dan kampung. Supaya orang bisa mengerti ruang-ruang mana  yang boleh dibangun dan mana yang tidak boleh. Sosialisasi itu juga menjadi tugas wajib dari pemerintah.

    Itu sebabnya masyarakat sendiri tidak tahu mengenai status lahan yang mereka miliki. Karena mereka membeli tanah langsung dari pemilik tanah. Nah apabila tidak disosialisasiakan, masyarakat juga tidak akan tahu, mana saja wilayah yang bisa dibangun mana saja yang tidak.

   “Karena di setiap lahan yang ada itukan ada  kawasan hutan lindung, hutan manggrove dan sebagainya. Sehingga itu harus disosialisasikan, karena ada kawasan tertentu yang tidak boleh dibangun karena punya dampak  serius terhadap lingkungan kedepanya,” ujar mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua  itu.

   Jika tidak disosialisasikan, kedepan, misalkan pemerintah menemukan adanya bangunan bangunan dikawasan terlarang atau yang tidak sesuai dengan tata ruang, sudah pasti akan ditertibkan. Pertanyaannya apakah pemerintah pernah melakukan sosialisasi.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Semangat Untuk Bernostalgia

   Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…

10 minutes ago

Ingatkan Orang Tua Awasi Anak Bermain Game Online

Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…

4 hours ago

Disambut Suka Cita dan Gelar Syukuran

Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…

5 hours ago

Stop Klaim Tanah Adat Sebagai Milik Negara!

  Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…

6 hours ago

Dua Tersangka Kasus Ganja Dilimpahkan ke Jaksa

   Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…

7 hours ago

BGN Hentikan Sementara 14 SPPG di Papua

  Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten…

8 hours ago