Sejak awal operasi pemadaman gudan amunisi milik TNI itu dimulai, ia mengatakan total waktu yang dihabiskan hingga selesai adalah hampir setengah hari.
“Kalau lamanya kurang lebih sekitar hampir 8 sampai 10 jam ya kita lakukan dari awal kita hadir sampai selesai,” pungkas Gatot.
Sebelumnya, gudang Amunisi Artileri Medan (Armed) di Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami kebakaran. Api dikabarkan mulai muncul pada pukul 18.35 WIB.
Danton Pleton B Damkar Kota Bekasi, Haryanto membenarkan adanya peristiwa ini. Namun, kondisi api masih liar sehingga belum bisa dimitigasi.
“Kita sudah luncurkan juga dari kota kita baru mendorong 3 di sana,” kata Haryanto saat dikonfirmasi, Sabtu (30/3).
“Lagi koordinasi sama pihak Armed jadi masih belum berani masuk karena masih banyak ledakan-ledakan peluru itu,” imbuhnya.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Kristomei Sianturi saat dihubungi di Jakarta membenarkan bahwa aparat sulit mendekat ke lokasi kebakaran. Karena itu, prioritas pertama adalah mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar gudang munisi. ’’Warga kami evakuasi ke tempat yang lebih aman, dan babinsa (bintara pembina desa, Red) terus berkoordinasi dengan instansi lain untuk mengamankan masyarakat di sana,’’ ucapnya.(c7/oni/jpg)
Page: 1 2
Upaya penyelundupan barang terlarang, terutama Narkotika jenis ganja sebelumnya marak diungkap saat diselundupkan lewat jalur…
Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke Yermias Paulus Ruben Ndiken kepada wartawan di Merauke menyebut, jumlah tenaga…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa saat hujan deras turun bersamaan dengan pasangnya…
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Tersangka pertama berinisial MM (23) yang diamankan di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua, Distrik Jayapura…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…