Senada, Ketua PP IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso menekankan bahwa imunisasi adalah cara paling efektif untuk mencegah campak.“Campak termasuk penyakit PD3I, yakni penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi, dan imunisasinya gratis,” jelas dr Piprim.
Dalam pelaksanaan imunisasi masih menemui sejumlah kendala. Beberapa kendala yang dihadapi masyarakat antara lain akses yang sulit, kerusakan vaksin akibat masalah rantai dingin (cold chain), serta penolakan vaksin karena isu yang beredar.
“Ketika cakupan imunisasi tidak cukup untuk herd immunity, maka mulailah bermunculan kasus campak ini,” tutupnya. Oleh sebab itu, dengan tingginya kasus campak di Indonesi, dr Piprim menegaskan bahwa hal ini tidak boleh dianggap sepele dan membutuhkan upaya serta kebijakan kesehatan yang tegas. (net/nur)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…