Senada, Ketua PP IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso menekankan bahwa imunisasi adalah cara paling efektif untuk mencegah campak.“Campak termasuk penyakit PD3I, yakni penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi, dan imunisasinya gratis,” jelas dr Piprim.
Dalam pelaksanaan imunisasi masih menemui sejumlah kendala. Beberapa kendala yang dihadapi masyarakat antara lain akses yang sulit, kerusakan vaksin akibat masalah rantai dingin (cold chain), serta penolakan vaksin karena isu yang beredar.
“Ketika cakupan imunisasi tidak cukup untuk herd immunity, maka mulailah bermunculan kasus campak ini,” tutupnya. Oleh sebab itu, dengan tingginya kasus campak di Indonesi, dr Piprim menegaskan bahwa hal ini tidak boleh dianggap sepele dan membutuhkan upaya serta kebijakan kesehatan yang tegas. (net/nur)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
“Perbatasan tidak boleh hanya dipandang sebagai garis pemisah, tetapi harus menjadi ruang perjumpaan, ruang…
Stok beras di Merauke, Papua Selatan, mulai mengalami penurunan sejak Agustus 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi…
Penegasan tersebut terutama ditujukan kepada pedagang yang berasal dari luar wilayah Kota Jayapura, seperti…
Papua Selatan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan strategis dalam pembangunan lumbung…
Abisai mengatakan, keberadaan area parkir menjadi salah satu bagian penting dalam penataan pasar. Masyarakat…
Maraknya aksi tawuran yang berulang pada malam hari memaksa aparat kepolisian memperketat pengawasan di titik-titik…