Sementara menghadapi perayaan Tahun Baru 2026, RSUD Dok II Jayapura memastikan kesiapan pelayanan telah dilakukan sejak sebelum libur Natal. Persiapan meliputi kesiapsiagaan tenaga medis, unit gawat darurat, ruang perawatan, serta ketersediaan obat-obatan dan perlengkapan medis guna mengantisipasi lonjakan pasien pada malam pergantian tahun.
“Perayaan Tahun Baru biasanya identik dengan meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas, korban petasan, serta pasien akibat konsumsi minuman keras,” ungkapnya.
Meski dalam suasana libur, RSUD Dok II Jayapura menegaskan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama 24 jam. Seluruh dokter dan tenaga kesehatan disiagakan sesuai jadwal piket masing-masing untuk melayani masyarakat yang membutuhkan layanan medis.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar merayakan Tahun Baru secara bijak dengan tidak berlebihan mengonsumsi minuman keras, berhati-hati saat berkendara, serta menghindari penggunaan petasan yang dapat membahayakan keselamatan.
“Biasanya pada malam Tahun Baru, pasien terbanyak berasal dari kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh miras dan luka akibat petasan. Kami harap masyarakat lebih waspada,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…