

Warga PNG seusai berbelanja di Pasar Skouw melewati tugu perbatasan, Jumat (16/5). BPS Papua menyebut jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui PLBN Skouw meningkat pada April 2025 lalu. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Jayapura, Papua, memperketat pengamanan di sejumlah jalur tidak resmi atau jalur tikus menjelang perayaan Tahun Baru 2026 guna menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan negara.
Kepala PLBN Skouw, Ni Luh Puspa Jayaningsih, mengatakan, penguatan pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pelanggaran lintas batas, terutama meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen akhir tahun.
“Menjelang Tahun Baru 2026, kami meningkatkan pengawasan dan patroli di jalur-jalur tidak resmi yang rawan digunakan untuk aktivitas lintas batas ilegal,” katanya di Jayapura, Senin (29/12).
Menurut Puspa, untuk itu pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, Polri, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, serta aparat keamanan lainnya yang bertugas di kawasan perbatasan. “Sinergi lintas sektor ini bertujuan memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama perayaan Tahun Baru,” ujarnya.
Oleh sebab itu, jalur tikus di sekitar kawasan perbatasan menjadi salah satu fokus utama pengawasan karena berpotensi dimanfaatkan untuk penyelundupan barang, pelintas batas ilegal, maupun gangguan keamanan lainnya.
“Kami juga melakukan pemantauan secara berkala dan patroli rutin, baik siang maupun malam hari, untuk meminimalisasi potensi pelanggaran,” katanya.
Page: 1 2
Pembatasan tersebut sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 19 Tahun 2026…
Audiensi tersebut membahas sejumlah persoalan pertanahan yang terjadi di Papua, termasuk perkembangan penanganan…
Menurut Mathius, salah satu kebutuhan yang cukup mendesak bagi warga saat ini adalah bahan…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan pada hari terakhir…
Penertiban yang dijalankan oleh tim gabungan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop)…
Masyarakat di Kota Jayapura akhirnya seperti diajari untuk menerima situasi ini karena belum ada perubahan…