Namun demikian, Fredriks menyambut baik usulan Wakil Wali Kota dan menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti dengan berkoordinasi langsung bersama pihak BPJS.
“Usulan dari Bapak Wakil Wali Kota akan kami tindaklanjuti. Kami akan koordinasikan dengan pihak BPJS agar bisa menempatkan petugas resmi di RS Ramela,” ujarnya.
Fredriks juga menegaskan bahwa tidak ada pasien terlantar di RS Ramela, termasuk bagi masyarakat tidak mampu atau yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS.
“Saya pastikan tidak ada pasien yang terlantar selama saya dipercaya sebagai direktur. Banyak pasien tidak mampu yang tetap kami layani, bahkan tanpa kartu BPJS atau kartu sehat lainnya. Saya taruh jabatan untuk menjamin mereka tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Upaya ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Jayapura bersama RS Ramela untuk memastikan pelayanan kesehatan yang inklusif, adil, dan berkeadilan sosial bagi seluruh warga Kota Jayapura.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
dr. Beeri I.S. Wopari, M.Kes., mengatakan data tersebut mencakup warga yang mendapat pelayanan kesehatan, baik…
Ribuan objek yang berhasil dipulangkan mencakup, sekitar 1.000 unit artefak kehidupan sehari-hari dan ritual,…
Ia mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jayapura, tenaga kesehatan, TNI-Polri, serta masyarakat yang bergerak menangani…
Aksi pembakaran ban dan penutupan jalan dengan batang kayu ini dilakukan sebagai bentuk protes keras…
Rama mengatakan BGN akan melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan MBG menyusul dua kejadian dugaan keracunan…
Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersama Pemerintah Provinsi Papua Selatan…