Categories: METROPOLIS

Pemuda Tabi Tolak Aktifitas Demo Selama Pemilu

JAYAPURA-Hasil musyawarah dan diskusi yang dilakukan para pemuda Tabi menyepakati bahwa mereka menolak adanya aksi – aksi yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan daerah, jelang maupun saat pelaksanaan Pemilu tahun 2024.

  Dengan waktu sekitar 3 bulan ke depan, Pemuda Tabi meminta organisasi apapun  untuk  menghormati penduduk asli Tabi sebagai pemilik negeri, dengan tidak melakukan gerakan yang mengganggu kenyamanan.

   “Kami berharap situasi Kamtibmas di Kota Jayapura terlebih di Papua selalu kondusif dan setiap tokoh perlu mendukung situasi yang aman menjelang atau pada saat Pemilu 2024,” kata Sekjend DPP Barisan Merah Putih dan Ketua Pemuda Adat Saireri II, Ali Kabiyai saat ditemui di Hotel Sahid Entrop usai kegiatan, Sabtu (28/10).

   Ia menegaskan bahwa masyarakat di Tabi   menghormati dan bersukacita dengan agenda negara yang akan berjalan ke depan, sehingga jangan karena kepentingan tertentu akhirnya merusak nilai demokrasi yang sudah terbangun baik, khususnya di Tabi selama ini.

   “Jangan sampai ada aksi demo yang mengganggu kelancaran aktifitas masyarakat. Bila ada organisasi yang ingin menyampaikan aspirasi silahkan mengikuti proses yang benar bagaimana menyampaikan aspirasi namun jangan memaksakan diri dan tolong hargai kami di Tabi,” tegas Ali.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

11 minutes ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 hour ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

2 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

3 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

4 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

5 hours ago