Demikiam juga kasus pemerkosaan anak dibawah umur oleh salah seorang mahasiswa di Waena, mulanya hanya kenal lewat media sosial, namun sebulan berkenalan pelaku mengajak korban untuk berkencan di kamar kosannya. Aksinya inipun membawanya untuk hidup dibalik jeruji besi.
Dan kasus pelecehan seksual anak di Hamadi, Pelaku yang belakangan diketahui salah satu tukang cleaning service di salah satu bank di Kota Jayapura melakukan aksi bejatnya terhadap anak anak tetangga kosnya.
Ketiga kasus tersebut kini sedang dalam proses penyidikan di Mapolresta Jayapura Kota. Masing masing pelaku disangkakan dengan pasal berlapis. Menyikapi kejadian ini, Polda Papua mengimbau masyarakat untuk lebih proaktif menjaga keamanan anak-anak mereka.
Kombes Benny juga menegaskan pentingnya melapor kepada pihak berwajib jika menemukan aktivitas atau individu yang mencurigakan di lingkungan sekitar. “Kami meminta masyarakat untuk lebih waspada dan tidak ragu melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan. Keamanan anak adalah tanggung jawab bersama,” imbuhnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…
“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…
“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…
Meski dana Otsus terus mengalami peningkatan signifikan secara nominal, narasi kegagalan dalam menyejahterakan Orang Asli…
Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menggandeng sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama mengimbau…