

Komunitas disabilitas Jayapura Sedang menunggu kedatangan Jenazah Lukas Enembe di Lingkaran Abepura, Kamis (28/12) sore. (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Di tengah proses perarakan jenazah almarhum Lukas Enembe (LE), yang cukup melelahkan, Kamis (28/12) kemarin, kepekaan sosial ditunjukkan komunitas Disabilitas Jayapura. Dimana, mereka menyiapkan ratusan kotak makanan dan minuman untuk dibagikan kepada masa pengiring jenazah LE.
Oktovianus Itlay anggota Komunitas Disabilitas, Kota Jayapura, menyampaikan aksi sosial itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir dengan mantan Gubernur Papua itu. “Kami menyiapakan 400 kotak nasi, dan minuman nantinya dibagikan kepada masa yang ikut melayat bapak Lukas,” ujarnya.
Pria bertongkat itu menyampaikan aksi sosial tersebut bentuk ucapan terima kasih kepada almarhum Lukas Enembe, pasalnya selama menjabat sebagai Gubernur Papua, LE sangat memperhatikan nasib disabilitas di Papua, khususnya di Kota Jayapura.
“Ini tulus, dari lubuk hati kami untuk bapak Lukas, tidak ada tujuan lain, karena dia (Lukas_red) telah banyak berbuat baik untuk kami disabilitas,” ungkapnya.
Awalnya mereka ingin membagikan bunga kepada pengarak, namun karena toko krans bunga tidak ada satupun yang buka, sehingga mereka beralih membeli makanan. “Sejak pagi kami sudah siapkan makanan, karena kita tahu masa pengiring jenazah pastinya sudah capek dan lapar, jadi semoga dengan makanan ini mereka bisa kuat sampai di kediaman bapak Lukas.”ungkapnya.
Menurut Oktovianus Itlay, sampai tahun 2023 jumlah anggota Komunitas Disabilitas di Kota Jayapura hampir ribuan orang. “Sekarang kami berjumlah sekitar 1000 orang,”ungkapnya.
Dalam kesempatan ini, Oktavianus menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya mantan Gubernur Papua itu. “Kami turut berduka cita atas kepergian bapak Lukas, semoga kebaikannya menjadi bekal bagi almarhum untuk hidup bersama para kudus di surga,” pungkasnya. (rel/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…