Categories: METROPOLIS

Lebih Cocok Program Transmigrasi Lokal

JAYAPURA-Salah satu tokoh perempuan Papua yang juga sebagai anggota majelis rakyat Papua (MRP), Dorlince Mehue, menyampaikan tanggapannya atas rencana Program kerja presiden dan wakil presiden Republik Indonesia, yakni  transmigrasi penduduk dari luar Papua ke wilayah Papua.

   Menurutnya, pihaknya tidak menentang program transmigrasi itu, namun pemerintah pusat perlu melakukan kajian terkait dengan kebermanfaatannya bagi orang asli Papua. Karena dengan mendatangkan penduduk lain dari luar Papua ke wilayah Papua hanya menambah persoalan dan tidak menyelesaikan akar persoalan dan kesenjangan yang terjadi dan dialami oleh orang asli Papua saat ini.

  “Okelah program transmigrasi ke Papua dari pemerintah pusat. Saya sudah melakukan perjalanan dari Nabire Papua Tengah kemudian Intan Jaya.  Kami lihat banyak sekali angka kemiskinan terjadi di tanah Papua,  ini nomor satu di Indonesia, pengangguran juga tinggi sekali” kata Mehue, Senin (28/10).

   Dia menyebut sejauh ini bahkan kaum perempuan asli Papua yang masih menjadi korban terutama dari sisi  kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan juga ekonomi. Karena itu, bagian-bagian ini yang semestinya terlebih dahulu harus dilihat oleh pemerintah pusat.

   “Bapak Presiden yang kami hormati, untuk transmigrasi ini kami tidak tolak tapi kalau bisa memberdayakan transmigrasi lokal”ujarnya.

  Dimana transmigrasi lokal ini melibatkan masyarakat adat Papua di 7 wilayah adat yang hidupnya masih berada dalam garis kemiskinan. Sehingga mereka-mereka itulah yang semestinya didata kemudian dikirim ke lintas kabupaten kota yang ada di Papua yang menjadi daerah transmigrasi tersebut.(roy/tri).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Satu Tersangka Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe Dibebaskan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean menjelaskan,…

37 minutes ago

Dua Anggota Polres Diperiksa Terkait Penembakan Warga

Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…

4 hours ago

Kritik Latihan Fisik Ala Militer, Natalius Pigai: Ini Bukan Mau Perang!

Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…

5 hours ago

Tak Bisa Dibaca oleh AI, Pernah Dimintai Pendapat Oleh HRD

Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…

6 hours ago

Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang pengganti Rp 809 Miliar

Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…

12 hours ago

Krisis Stok Darah Mimika, PMI Desak Pemda Bangun UDD Mandiri

​Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…

17 hours ago