Categories: METROPOLIS

Warga Waena Keluhkan Bansos Tidak Tepat Sasaran

JAYAPURA – Di tengah sidak di Kantor Kelurahan Waena Distrik Heram, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo mendapatkan aduan dari masyarakat terkait penyaluran bansos. Dimana bantuan yang dimaksud merupakan bantuan pangan berupa beras 10 kg kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Bantuan ini merupakan bagian dari program bantuan pangan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan disalurkan oleh Perum Bulog.

Ketua RT 03 RW 08 Kelurahan Waena, Petrus Asmuruf mengakui penyaluran yang dilakukan oleh pemerintah, khususnya pemerintah kelurahan tidak sesuai dengan data yang diusulkan masing-masing RT RW di daerah tersebut.

Bahkan menurut warga, masyarakat yang menerima bantuan tidak sesuai dengan kriteria yang sudah ada. “Kami lihat masyarakat data ambil bantuan ini, semua rata-rata punya mobil dan perhiasan yang artinya mereka tidak layak dapat bantuan,” ujar Petrus di hadapan Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo disela sidak di Kelurahan Waena, Senin (28/7).

“Contohnya saja warga saya, dari ratusan, hanya 7 orang yang masuk, padahal kami sudah serahkan data namun yang diakomodir pemerintah tidak sama dengan yang saat ini terima bantuan, ” lanjutnya.

Petrus juga mempertanyakan persoalan ini, apa dasar pemerintah khususnya kelurahan Dinas Sosial tidak menyingkronkan data terbaru yang mereka usulkan. “Ini ada apa sebenarnya, kami minta bapa Walikota segera usut tuntas masalah ini,” tuturnya.

Sementara menurut pihak Kelurahan, nama yang diusulkan oleh tiap RT RW ini sudah disampaikan ke pihak dinas namun hasilnya seperti yang terjadi saat ini.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo memerintahkan pihak Kelurahan untuk sementara tidak menyalurkan bantuan tersebut. “Karena masih ada masalah data, sementara stop dulu penyaluran bansos ini, kita selesaikan persoalan yang ada sehingga bantuan ini bisa tepat sasaran,” ujar Abisai Rollo.

Abisai Rollo juga meminta pihak Kelurahan untuk menghapus nama-nama yang memang tidak layak menerima.

“Yang masih mampu-mampu itu docoret saja, kasi masuk yang tidak mampu sehingga masyarakat merasa bantuan ini tepat dan betul-betul untuk yang membutuhkan,” tuturnya.(kim/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Krisis Stok Darah Mimika, PMI Desak Pemda Bangun UDD Mandiri

​Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…

8 hours ago

Sat Reskrim Polres Jayawijaya Ringkus Pelaku Penggelapan Uang di Morowali

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…

9 hours ago

Gubernur Papua Tengah Apresiasi Program Puncak Cerdas

Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…

10 hours ago

TNI-Polri Sita Belasan Sajam dan Senapan Angin di Puncak Jaya

Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…

11 hours ago

2 Dari 3 BB yang Didapatkan Dari Tangan TH Tak terdaftar di Samsat Jayawijaya

Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…

12 hours ago

Ekowisata Mangrove Pigapu, Babak Baru Kemandirian Adat Kamoro di Mimika

Sebuah langkah baru pariwisata berbasis komunitas lahir di Tanah Papua. Lewat Paket Eduwisata dan Sejarah…

13 hours ago