Categories: METROPOLIS

Ombudsman Papua Ajak Warga Laporkan Pengaduan Maladministrasi

JAYAPURA – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Papua mengajak seluruh masyarakat di daerah itu untuk berperan aktif dalam melaporkan pengaduan maladministrasi atau penyimpangan terhadap pelayanan publik.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua Yohanes Rusmanta di Jayapura, Jumat, mengatakan pada semester I tahun 2024  telah pihaknya telah menyelesaikan 48 laporan masyarakat.

“Untuk laporan masyarakat yang ditindaklanjuti pada 2024 sebanyak 91 di aman 48 laporan telah selesai sementara 43 laporan lainnya masih dalam tahap proses tindaklanjuti untuk diselesaikan” katanya.

Menurut Rusmanta, berdasarkan data pada semester I tahun 2024, khususnya triwulan I atau Januari- Maret 2024 terdapat 144 konsultasi, 41 laporan masyarakat, satu reaksi cepat dan 11 tembusan.

“Untuk triwulan kedua atau April-Juni 2024 ada beberapa dokumen yang harus di lengkapi,” ujarnya

Dia menambahkan, laporan masyarakat pada triwulan pertama jumlahnya melampaui target artinya pada 2023 hanya sekitar 90 laporan yang masuk selama setahun.

“Dan untuk tahun ini atas baru tiga bulan saja sudah 41 laporan atau telah melewati 40 persen,” katanya lagi.

Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman RI Perwakilan Papua Melania Kirihio  mengatakan, pada dasarnya kapasitas Ombudsman adalah untuk melayani laporan masyarakat terkait pelayanan publik khususnya yang menggunakan APBN dan APBD.

“Jadi apa yang kami lihat kemudian kami mencari dugaan maladministrasi dari perbuatan penyelenggara pelayanan tersebut apakah sudah sesuai dengan prosedur atau tidak,” katanya.

Menurut Melania, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir melaporkan maladministrasi ke Kantor Ombudsman RI Perwakilan Papua untuk menyelesaikan masalahnya karena tidak ada pungut biaya. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

2 days ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

2 days ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

2 days ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

2 days ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

2 days ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

2 days ago