Koordinasi antara tiga tungku ini sangat penting karena menciptakan harmoni dan kebersamaan dalam masyarakat. Tiga tungku ini harusnya saling mendukung dan bekerja sama dalam berbagai aspek kehidupan, sehingga menghasilkan tatanan sosial yang lebih kuat dan damai juga bisa membangun kampung secara gotong royong.
Pemerintah memegang peran dalam membuat dan menegakkan hukum, serta memastikan kesejahteraan masyarakat. Kalau agama memberikan nilai-nilai moral dan etika, serta menjadi penengah dalam menyelesaikan konflik sosial sedangkan adat, menjaga tradisi dan budaya lokal, serta memberikan rasa memiliki terhadap masyarakat.
“Dengan demikian, pentingnya koordinasi tiga tungku bukan hanya sekadar filosofi, tetapi juga merupakan model yang efektif untuk membangun masyarakat yang lebih baik,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…
Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…
Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali. Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…
Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…
Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…
Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…