Categories: METROPOLIS

Diminta Antar Belanja, Oknum ASN Rudapaksa ABG

JAYAPURA-Seorang oknum ASN dari Pemkab Jayapura berinisial VJ akhirnya memilih menyerahkan diri ke polisi atas perbuatannya melakukan rudapaksa atau pemerkosaan terhadap seorang anak baru gede (ABG) yang masih remaja di bawah umur. Ia merasa terpojok ketika masuk dalam target incaran Tim Resmob Numbay Polresta Jayapura Kota. VJ akhirnya menyerahkan diri kepada Polisi.

    Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon melalui Kasat Reskrim Kompol Agus F. Pombos  mengatakan pelaku VJ menyerahkan diri pada Minggu (28/4) pagi di Mapolresta.

   “Benar, tadi pagi (Minggu) sekira Pukul 08.00 WIT, dia (VJ) datang menyerahkan diri. Pengakuannya ia tertekan dan kian terbatas pergerakannya lantaran menjadi buronan akibat aksi bejadnya terhadap korban Mawar (16) yang masih berstatus pelajar,” ucap Pombos.

    Ironisnya, dari hasil penyelidikan tim resmob numbay, VJ diketahui merupakan aparatur negeri sipil (ASN) di Kabupaten Jayapura – Sentani. Kejadian ini sendiri terjadi pada Kamis (11/4) sekira pukul 23.39 WIT di Kampung Buton, Skyline.

   “Dia pegawai Dinas Perkebunan di Kabupaten Jayapura,” kata Kompol Agus Pombos. Diceritakan bahwa kasus asusila tersebut bermula ketika VJ mendatangi rumah korban dengan tujuan menghadiri ibadah. Tidak berselang lama, lanjut Kompol Agus Pombos, nenek dari korban meminta pelaku mengantarkan korban berbelanja ke Pasar Youtefa Abepura.

    “Pelaku kemudian pergi bersama korban atas permintaan sang nenek,” jelasnya.

Namun bukannya berbelanja, pelaku malah mengajak korban yang masih usia remaja tersebut ke kos miliknya di sekitar Skyline. Lalu dengan cara memaksa, pelaku menyetubuhi korban disana, kemudian VJ mengancam korban untuk tidak melaporkan perbuatannya kepada siapapun. Usai melakukan aksi bejadnya korban diberi uang sebesar Rp 200 ribu.

   Atas perbuatan yang dilakukan VJ, korban lantas menceritakan perbuatan tak terpuji pelaku kepada orang tuanya.  “Mendengar apa yang dialami sang anak, orang tua korban kemudian melaporkan kepada pihak berwajib,” jelasnya.

   Kompol Agus Pombos menjelaskan, VJ kini telah ditahan guna pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. “Masih didalami oleh petugas kami, kuat dugaan VJ sudah sering melakukan aksi bejadnya tersebut dan lebih dari satu kali dengan korban berbeda, penyidik akan mengembangkan nanti tentunya dalam pemeriksaan,” ujar Kompol Agus Pombos.

Atas perbuatannya kata Kompol Agus Pombos, VJ akan disangkakan Pasal pasal 6 huruf b Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara.(ade/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

55 minutes ago

Bina Mental dan Iman, Pemkot Lanjutkan Program Umrah

Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…

2 hours ago

KKN FEB Uncen Edukasi Tata Kelola Keuangan di Kampung

   Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…

3 hours ago

Curanmor Dominasi Kejahatan di Kab.Jayapura, Mei Tertinggi Capai 61 Kasus

Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi salah satu tindak kriminal yang paling menonjol di…

16 hours ago

Polres Biak Amankan Belasan Kendaraan yang Dimodifikasi

Kendaraan-kendaraan itu ada yang dimodifikasi dengan tangki dengan ukuran besar dari ukuran standar. Operasi penertiban…

17 hours ago

Anggaran Terbatas, Pemprov Papsel  Tunda Penambahan OPD

“Untuk pembentukan OPD yang baru, sudah pernah kita ajukan berdasarkan analisis kebutuhan kelembagaan yang dilakukan…

18 hours ago