Sementara Imran, salah satu karyawan di PKL Pasar Hamadi menyampaikan harga Minyakita yang dijualnya Rp20 ribu per liter. Harga tersebut seiring dengan barang yang dijual berasal dari luar. “Kemarin kami jual di harga Rp19 ribu per liter, sekarang Rp20 ribu,” katanya.
Imran mengaku meski harganya di atas HET, namun konsumen tidak pernah melakukan protes saat membeli. “Mungkin mereka (konsumen) juga sudah memahami bahwa barang dibeli dari luar dan butuh biaya pengiriman, sehingga mereka tidak pernah protes ketika kami jual dengan harga segitu,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Penangguhan ini memicu kekhawatiran atas keberlangsungan distribusi nutrisi bagi masyarakat di wilayah tersebut. Krisis operasional…
Bisakah Persipura menjawab dahaga publik yang sudah empat tahun menunggu agar bisa tampil di kancah…
Meski sebagai tim tamu, Ade merasa anak asuhnya tak gentar sama sekali. Ia mengaku pemainnya…
Perjalanan karier Asker Nazhafaliev di sepak bola profesional terbilang relatif singkat dan tidak diwarnai nilai…
Ketua panitia penyelenggara pertandingan Persipura Jayapura, Alberto Itaar, mengatakan bahwa pertandingan play-off promosi Persipura versus…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua memfasilitasi nonton bareng (nobar) pertandingan Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada…