Sementara Imran, salah satu karyawan di PKL Pasar Hamadi menyampaikan harga Minyakita yang dijualnya Rp20 ribu per liter. Harga tersebut seiring dengan barang yang dijual berasal dari luar. “Kemarin kami jual di harga Rp19 ribu per liter, sekarang Rp20 ribu,” katanya.
Imran mengaku meski harganya di atas HET, namun konsumen tidak pernah melakukan protes saat membeli. “Mungkin mereka (konsumen) juga sudah memahami bahwa barang dibeli dari luar dan butuh biaya pengiriman, sehingga mereka tidak pernah protes ketika kami jual dengan harga segitu,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…
Plt Kepala Bandara Mopah Merauke Blasius Basa, S.Sos, MM, kepada wartawan mengungkapkan, penggunaan portal parkir…
Menurut Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Papua Dr. Elia Waromi, S.Pd., M.Pd, data guru…
Almarhumah sendiri telah divonis bersalah dan saat sedang menjalani pidananya tersebut meninggal dunia karena sakit.…
Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam,…
Plt Sekda Jayawijaya Petrus Mahuse, AP, M.Si menyatakan, pemerintah sangat bersyukur kepada Tuhan karena sejak…