Categories: METROPOLIS

Inspektorat Kota Jayapura Gelar Sosialisasi SPIP dan Bimtek Siswaskeudes

  “Dengan aplikasi ini, kami tidak mesti harus turun ke lapangan untuk mengecek data keuangan mereka, karena datanya sudah terkoneksi dengan Siswaskuedas,” jelasnya.

  Setelah terintegrasi, APIP kemudian melakukan penyesuaian antara laporan yang ada pada aplikasi Siswakuedas dengan hasil kerja dilapangan. “Jika di laporan capaiannya 75 persen, maka kondisi riil di lapangan harus di angka itu, artinya harus valid dengan laporan,” tuturnya.

  Diapun mengatakan tujuan lain dari  Bimtek tersebut untuk meningkatkan kapasitas APIP Kota Jayapura, dimana saat ini pihaknya dituntut untuk nenyesiaikan dengan perkembangan teknologi. “Mau tidak mau suka tidak suka, sistem pengawasan keuangan kita saat ini harus berbasis digital,” tandasnya.

Selain Siswakuedas pihaknya juga akan mendorong peningkatan kapasitas APIP dan aparat Kampung tapi juga seluruh OPD di Pemkot Jayapura untuk SPIP yang lain.

   “Aplikasi pengawasan lain juga yang akan kita gunakan diantaranya E-Riview, MCP yang dikeluarkan KPK, tapi juga aplikasi lain untuk pengawasan keuangan daerah,” bebernya.

   Muchlis berharap dengan adanya Bimtek tersebut, maka sistem pengawasan keuangan di Internal Pemkot Jayapura akan lebih akuntabel. Dengan begitu maka risiko-risiko terkait tata kelola keuangan akan semakin lebih baik.

   “Kita berharap masing masing OPD dapat menanfaatkan aplikasi ini secara baik, sehingga SPIP kita semakin meningkat,” harapnya.

   Sementara itu, Koodinator Pengawasan  Auditor Madya, BPKP Perwakilan Papua Saiful Hendry mengapresiasi Inspektorat Kota Jayapura, karena satu satunya APIP di Provinsi Papua yang mengintegrasikan pengawasan keuangan berbasis digital.

  “Siswakuedas ini layanan teknologi yang mempermudah pengawasan keuangan di daerah, oleh sebab itu kami sangat apresiasi langkah Inspektorat Kota Jayapura,” tuturnya.

  Dia berharap dengan Bimtek tersebut, maka Sistem Keuangan Desa (Sikeudes) di Kota Jayapura lebih akuntabel dan transparan.  “Kita berharap Kabupaten lain di Provinsi Papua dapat belajar dari Inspektorat Kota Jayapura, sehingga pengelolahan keuangan dapat lebih akuntabel,” pungkasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pelaksanaan PSN Tetap Terkawal di Tengah Memanasnya Film Pesta Babi

Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…

2 days ago

HIV Masih Tinggi, Tak Bisa Hanya Ditangani Nakes

Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…

2 days ago

Persiapan Kembalikan Massa, Pemkab Lanny Jaya Siapkan Prosesi Adat Lepas Panah Secara Budaya

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali.  Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…

2 days ago

Tan Monj Terpilih Diharapkan Jadi Duta Wisata Daerah

Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…

2 days ago

Libatkan Sekjen KNPB Untuk Paparkan Materi Manajemen Konflik

Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…

2 days ago

Efisiensi Anggaran Diprediksi Picu Penurunan Hewan Kurban

Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…

2 days ago