Categories: METROPOLIS

Warga Diajak Alihkan Sertifikat Analg ke Elektronik

JAYAPURA_Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengimbau masyarakat setempat untuk melakukan pengalihan sertifikat tanah dari analog ke sertifikat elektronik guna mengantisipasi terjadinya pemalsuan sertifikat tanah dengan begitu memberikan kepastian hukum yang lebih kuat.

   Hal ini disampaikan Sekda Papua Muhammad Ridwan Rumasukun usai meluncurkan implementasi layanan dan sertifikat elektronik di seluruh Kantor Pertanahan di Provinsi Papua bertempat Aula Sasana Krida di Jayapura, Selasa.

   “Jadi kami mengimbau kepada masyarakat agar melakukan peralihan ke sertifikat elektronik dengan begitu lebih aman dan tidak bisa rusak selain itu juga untuk mengurangi penggunaan kertas,” katanya.

  Dia menjelaskan jika ada warga yang ingin menukarkan dengan yang digital bisa langsung melapor ke Kantor Pertanahan terdekat. “Kami mulai dari Pemprov Papua di mana seluruh aset yang ada pemerintah sedang melakukan pengalihan ke digital,” ujarnya.

    Pihaknya juga mengajak masyarakat turut serta menyukseskan serta mengawasi implementasi Kantor Pertanahan elektronik ini.

    “Untuk penerapan sertifikat elektronik ini tidak akan dilakukan penarikan secara masif oleh Kantor Pertanahan seperti isu-isu yang beredar di masyarakat namun dapat mengajukan sendiri perubahan dengan mengajukan proses alih media,” katanya.

    Apalagi, katanya, hal ini sejalan dengan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penerbitan Dokumen Elektronik.

   “Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional akan terus beradaptasi dan berinovasi dalam upayanya untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pada sistem layanan pendaftaran tanah di Indonesia melalui layanan elektronik sehingga akan mempermudah masyarakat,” ujarnya. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

9 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

9 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

10 hours ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

10 hours ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

11 hours ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

11 hours ago