

JAYAPURA-Saat ini pedagang di bagian Blok B Pasar Youtefa Abepura tempat jualannya terbakar, sudah kembali aktif berjualan kembali, khususnya untuk pedagang yang tidak memiliki bangunan tetap, seperti pedagang yang berjualan ayam potong, tahu, tempe, dan sayur mayur maupun bumbu. Para pedagang tersebut membuat tempat jualan seadanya melalui tenda dan kayu di jalan depan bagian Blok B.
Ditemui Cenderawasih Pos, Selasa (28/7)kemarin, Mama Fajar pedagang yang tempat jualannya ikut terbakar mengatakan, ia sudah berjualan sejak hari Kamis lalu, dengan membuat tempat jualan darurat dengan modal tenda dan kayu ukuran dengan kurang tempat jualan kurang dari 2 meter, bersama pedagang lainnya, dengan menggunakan biaya sendiri.
“Kami jualan sudah sejak hari Kamis lalu, dengan membuat memasang terpal dan kayu, karena jualan kami tidak terlalu banyak hanya tahu, tempe saja jadi tidak membutuhkan tempat yang besar dan tidak ada masalah dari Disperindakop,”katanya, Selasa (28/7)kemarin.
Mama Fajar mengaku, jika tidak jualan untuk menyambung hidup dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sangat susah, sehingga mau tidak mau harus berjualan walaupun tempat jualannya tidak senyaman seperti dulu.
Hal senada juga dikatakan Mama Lia pedagang sayur yang jadi korban tempat jualannya ikut terbakar. Mama Lia mengaku musibah kebakaran di pasar youtefa abepura bagian Blok B Abepura memang meludeskan barang dagangannya seperti bumbu-bumbu dapur. Tapi saat ini ia sudah bisa berjualan walaupun tempatnya tidak nyaman harus berpanas-panasan karena atasnya hanya ditutup terpal plastik, ukuran kecil dan pengunjung juga kurang akibat ada Covid-19.
Oleh karena itu, ia berharap pemerintah punya solusi terbaik kepada pedagang supaya dalam berjualan juga bisa lebih nyaman dan aman. Sehingga pengunjung juga bisa masuk ke pasar dalam berbelanja.
Sementara itu, Wakil Wakil Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru,MM.,mengaku sisa puing-puing material kebakaran di blok B pasar Youtefa Abepura sudah dibersihkan sejak hari Sabtu dan Minggu lalu, sekarang pedagang sudah mulai berjualan tapi untuk pedagang yang membuat tempat jualan secara mandiri, untuk ukuran los jualan juga diatur sendiri tidak bisa besar-besar. Sedangkan untuk sisa bangunan yang terbakar, apakah nanti akan dibangun kembali akan dirapatkan bersama sambil melihat kondisi keuangan pemerintah Kota Jayapura.(dil/wen)
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…
Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…
Sebuah langkah baru pariwisata berbasis komunitas lahir di Tanah Papua. Lewat Paket Eduwisata dan Sejarah…