“Kalau sebelumnya kita banyak bergantung pada transfer dari pemerintah pusat, maka tahun 2026 belum tentu kita mendapatkan transfer sebesar yang lalu. Oleh karena itu dibutuhkan kerja keras semua pihak, terutama OPD, untuk mengoptimalkan pendapatan daerah,” tegasnya.
Ia juga berharap agar pembahasan KUA-PPAS nantinya dapat memberi kontribusi signifikan dalam menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Tahun Anggaran 2026. Kolaborasi seluruh sektor, kata Denny, menjadi kunci keberhasilan dalam memperkuat struktur anggaran daerah di tengah ketidakpastian fiskal nasional.
“Bagaimanapun juga, kita harus bahu-membahu, bekerja sama, agar semua sektor bisa mendatangkan PAD bagi daerah,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, kondisi ketenagakerjaan di Kabupaten Jayapura menunjukkan…
Pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen untuk melakukan pembersihan internal terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang terbukti…
Ketua DPRK Keerom, Kanisius Kango, menegaskan penyampaian hasil reses ini merupakan kewajiban konstitusional lembaga legislatif.…
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…