

Frans Pekey (FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey mengakui saat ini intake Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura mengalami kekeringan. Walaupun ada hujan, intake PDAM tetap tak maksimal dalam mensuplai air ke pelanggan.. Hal ini tidak lain lagi disebabkan adanya oknum warga yang membuka lahan di sekitaran intake PDAM Jayapura, hal ini yang mengakibatkan intake sudah tidak bisa seperti dulu lagi.
“Jika daerah intake atau sumber air PDAM Jayapura sudah tidak bisa menampung air, tentu air yang disalurkan ke pelanggan tidak ada, sehingga menyebabkan pelanggan kesulitan mendapatkan air.
Hal ini diakibatkan karena daerah resapan air sudah dibuat untuk membuka ladang, membangun rumah oleh oknum masyarakat. Jadi saya harap untuk daerah di sekitaran intake jangan ada pembangunan apakah itu tempat tinggal atau bercocok tanam,’’katanya, kemarin.
Pekey mengakui, air adalah kebutuhan hidup manusia. Jika sumber air ini tidak lagi maksimal tentu masyarakat akan kesulitan mendapatkan air. Oleh karena itu, ia meminta kepada oknum warga yang masih tinggal di sekitaran intake atau membuka lahan di sana, jangan lagi diteruskan.
Sebab, untuk mendapatkan sumber air saat ini sudah sangat susah sekali, sehingga sumber air yang kini sudah ada seharusnya dijaga dan dirawat dengan baik supaya masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan air bersih di PDAM Jayapura bisa mudah, tidak seperti saat ini pelanggan dalam menikmati air bersih harus digilir penyebab intake kekeringan.
Menurut Pekey, untuk menjaga sumber air tetap terjaga dengan baik, masyarakat juga diminta melakukan reboisasi di sekitaran intake sehingga untuk beberapa tahun kemudian jika pohonnya sudah pada tumbuh, tentu bisa menjadi sumber cadangan air yang bisa membuat sumber air menjadi penuh lagi, dan hal ini juga harus dilakukan semua pihak demi menjaga kebutuhan air di Kota Jayapura terpenuhi dengan baik.(dil/tri)
Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…
Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…
Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…