Secara teknis, pelaksanaan program melibatkan kolaborasi lintas OPD, yakni Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perindagkop dan UKM, serta Dinas Perikanan.
Selain itu, sejumlah mitra strategis turut berpartisipasi, antara lain Perum Bulog, APRINDO, dan Bank Indonesia.
Bulog berperan menyediakan beras program SPHP, Minyakita, serta sejumlah komoditas premium lainnya. Sementara APRINDO mendukung melalui penjualan perlengkapan rumah tangga dengan harga terjangkau.
Pemerintah Kota Jayapura berharap pasar murah dapat menjadi instrumen efektif dalam menekan gejolak harga, terutama pada komoditas pangan strategis yang rentan mengalami fluktuasi.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurutnya, kegiatan tersebut masih dalam tahap persiapan oleh panitia. Selain ibadah syukur, rencananya juga akan…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali mengatakan, Sekitar pukul…
Percepatan pembangunan dan renovasi rumah tersebut merupakan bagian dari Program Tiga Juta Rumah yang diinisiasi…
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa hasil pemantauan kondisi iklim global di Samudera Pasifik…
Ramadan bagi para penerima manfaat di Bhakti Candrasa bukan sekadar tentang menahan haus dan lapar.…
Lautan diciptakan Allah SWT bukan tanpa tujuan, melainkan sebagai anugerah agung yang menyimpan manfaat tak…