Categories: METROPOLIS

Urus Mahasiswa Papua, Pemkot Akan Libatkan DPRP

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura tidak menutup mata terkait dengan penghentian pembiayaan beasiswa terhadap mahasiswa Papua yang saat ini sedang melanjutkan pendidikan tinggi baik dalam negeri maupun di luar negeri.  Terutama mahasiswa Papua yang ber-KTP di wilayah Kota Jayapura.

  Pejabat Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengungkapkan, persoalan ini merupakan persoalan yang sangat serius dan pihaknya akan melakukan upaya-upaya agar mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan tinggi ini di dalam negeri maupun di luar negeri bisa tetap melanjutkan satu dunia.

Tentunya Pemkot Jayapura tidak berjuang sendiri tetapi melibatkan Pemerintah Provinsi Papua dan juga DPRP untuk selanjutnya bisa diperjuangkan di pemerintah pusat.

  “Kemarin kita sudah bicarakan dengan pak gubernur, bersama-sama dengan pak gubernur kita akan melakukan langkah-langkah dan upaya ke pemerintah pusat untuk bagaimana membangun komunikasi dalam menyelesaikan persoalan ini. Tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga nanti dengan DPRP,” kata Frans Pekey, Jumat (22/12).

  Lanjut dia masalah ini memang masalah yang klasik dan sudah terjadi bertahun-tahun sebelumnya. Puncaknya sampai dengan saat ini Pemerintah Provinsi Papua termasuk Pemerintah Kota Jayapura angkat tangan, karena sudah tidak lagi bisa menyanggupi untuk membiayai mahasiswa-mahasiswa itu.

  “Masalah ini memang masalah yang sudah bertahun-tahun dan sampai hari ini belum selesai dan memang kita tidak bisa karena anggaran tidak tersedia. Baik pemerintah provinsi Papua sendiri telah menyatakan anggaran kurang.  Apalagi kita yang anggaran APBD saja hanya Rp 1,7 triliun. Yang berat itu kan kota dan Kabupaten Jayapura bebannya,” bebernya.

   Khusus untuk di Kota Jayapura jumlah mahasiswa yang dibiayai melalui program beasiswa sebanyak 650 orang. Besaran anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 200 miliar lebih setiap tahun.  Karena itu Pemkot Jayapura memastikan diri tidak menyanggupi untuk menganggarkan anggaran sebesar nilai itu. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago