Dalam kegiatan itu, setiap peserta wajib membawakan satu lagu nasional bertema kepemudaan serta satu lagu daerah Papua. Dia mengatakan pemilihan lagu daerah bertujuan memperkenalkan dan melestarikan budaya Papua sejak dini di lingkungan pelajar.
“Ini juga sebagai salah satu upaya kami dalam melestarikan bahasa ibu musik akustik,” ujarnya.
Dia mengharapkan anak-anak muda tetap bangga memakai bahasa dan mengenal budaya daerahnya, sedangkan musik bisa menjadi jembatan untuk menjaga identitas itu agar tidak hilang. “Kami berharap agar lomba musik akustik dapat menjadi agenda berkelanjutan yang menumbuhkan talenta seni serta membangun karakter pemuda Papua yang kreatif, kolaboratif, dan cinta budaya,” katanya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut (LALA) dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas II Jayapura Semuel…
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…