Dalam kegiatan itu, setiap peserta wajib membawakan satu lagu nasional bertema kepemudaan serta satu lagu daerah Papua. Dia mengatakan pemilihan lagu daerah bertujuan memperkenalkan dan melestarikan budaya Papua sejak dini di lingkungan pelajar.
“Ini juga sebagai salah satu upaya kami dalam melestarikan bahasa ibu musik akustik,” ujarnya.
Dia mengharapkan anak-anak muda tetap bangga memakai bahasa dan mengenal budaya daerahnya, sedangkan musik bisa menjadi jembatan untuk menjaga identitas itu agar tidak hilang. “Kami berharap agar lomba musik akustik dapat menjadi agenda berkelanjutan yang menumbuhkan talenta seni serta membangun karakter pemuda Papua yang kreatif, kolaboratif, dan cinta budaya,” katanya. (antara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Mimika melancarkan operasi senyap dengan menggerebek sebuah pabrik rumahan…
‘’Selama ini jarang anak-anak kita orang asli Papua yang masuk ke Akmil, Akpol maupun sekolah…
Dewan Pengurus Partai Golkar Papua Selatan melakukan percepatan melakukan konsolidasi untuk menghadapi Pemilu 2029 mendatang.…
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…