Sementara itu, secara terpisah Pj. Walikota Jayapura, Dr. Frans Pekey mengakui, aturan penataan pasar tersebut terkesan sulit dilakukan karena masih banyak pedagang yang beraktivitas di pasar itu tidak mematuhi aturan yang diberlakukan oleh pemerintah kota Jayapura.
“(Pelanggaran) Itukan berulang,kan sudah penertiban. Jadi inikan kesadaran pedagang ini. Tidak mungkin kita 24 jam jaga dan kemudian awasi. Karena sumber daya kita terbatas. Tapi kalau kepada para pedagang ini sudah diberikan peringatan, teguran atau ditertibkan, saya minta untuk mematuhi aturan,” kata Frans Pekey, Rabu (25/10).
Disatu sisi dia juga mengakui lahan yang dimiliki pemkot Jayapura memang terbatas untuk menampung para pedagang. Karena itu, sambil menertibkan saat ini, pihaknya juga sedang memikirkan penyediaan lahan baru.
Memamg sampai hari ini areanya masih terbatas area pasar, yang ada di dalam pasar. Namun yang terpenting adalah apa yang diatur oleh perindakop Kota Jayapura sebagai dinas teknis yang mengurus pasar, supaya tetap menegakkan aturan.(rel/roy/tri)
"Untuk penumpang yang turun dari KM Dorolonda hari ini sebanyak 1.337 orang. Sedangkan data penumpang…
Meski resmi dibuka beberapa catatan penting yang dapat dipetik dari hasil mediasi dari kedua belah…
Humas Kantor SAR Jayapura, Silvia Yoku, mengatakan pencarian telah dilakukan hingga mendekati perairan perbatasan Papua…
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan…
Penjabat (P) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, mengatakan bahwa dalam konflik tersebut ternyata…
Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna…