Categories: METROPOLIS

Pengawasan di Lapas Abepura Diperketat

JAYAPURA-Menyikapi adanya peredaran ganja di Lapas Abepura, Kepala Lapas Abepura, Sulistyo Wibowo mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap  penjagaan di masing masing hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebab, menurut dia penjagaan yang dilakukan oleh pihak Lapas selama ini, telah dilakukan secara ketat, namun hal yang terjadi baru baru ini membuat pihaknya akan semakin memperketat lagi pengawasan.

  “Kami sudah lakukan pengawasan sesuai prosedur yang berlaku, namun memang hal seperti ini tidak bisa kita pungkiri pasti akan terus terjadi,” ujar Kalapas Abepura, kepada wartawan, Senin (26/9).

  Menurutnya, keterbatasan SDM juga menjadi persoalan dasar yang terus terjadi di Lapas Abepura. “Pembinaan yang kami lakukan terhadap warga binaan ini, telah dengan berbagai cara, namun hal semacam ini tidak bisa dipungkiri,” kata Sulistyo Wibowo.

  Selain itu, Sulistyo Wibowo juga menyampaikan bahwa saat ini Lapas Abepura sudah over kapasitas, hal ini juga menjadi pemicu adanya peredaran barang barang terlarang di Lapas Abepura.

  “Jumlah WBP di Lapas Abepura saat ini kurng lebih 700 orang, dengan jumlah yang ada tentu sangat tidak diimbangi dengan SDM petugas,  walaupun  demikian tetap kami usahakan agar peningkatan pelayanan di Lapas Abepura ke depan lebih baik,” kata Sulistyo Wibowo.

  Sulistyo Wibowo mengungkapkan kepada kedua WBP penyelundupan ganja ke dalam lapas, akan ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku. “Kedua pelaku penyelundupan ganja ini telah kita laporkan ke Sat Narkoba, untuk proses lanjutan,” imbuhnya.

  Sulistyo Wibowo juga menyampaikan terkait upaya meningkatkan pengawasan maupun keamanan di Lapas Abepura ke depan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Polres Jayapura.

  “Kemarin kami bersilahturahmi dengan pihak Polres Jayapura, nanti kedepannya kami akan bersinergi dengan pihak Polres Jayapura untuk meningkatkan pengawasan di Lapas Abepura,” ucap Sulistyo Wibowo.

  Kalapas Abepura berharap tidak lagi ada Warga Binaan Pemasyarakatan Abepura yang membawa masuk barang barang terlarang ke dalam Lapas Abepura. Apabila masih ada yang melanggar maka, program asimilasi dan pembebasan bersyarat akan dicabut. “Ini sudah menjadi konsekuensi bagi pelaku yang melanggar aturan,” tutup Kalapas Abepura. (rel/tri)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

1 day ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

1 day ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

1 day ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

1 day ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

1 day ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

1 day ago