Categories: METROPOLIS

Penyebaran Covid-19 Masih Tinggi, Warga Jangan Jadi OKB

ROMPI OKB-Wali Kota Jayapura Dr.Benhur Tomi Mano, MM., saat memperlihatkan rompi Orang Kepala Batu (OKB) yang dipakaikan kepada warga yang terkena sweeping tidak menggunakan masker di jalan umum. ( FOTO:Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM., menegaskan kembali, sampai saat ini Pemerintah Kota Jayapura belum memberikan izin untuk pembukaan kembali operasional tempat-tempat rekreasi, fasilitas kesehatan, olahraga, karaoke, gym dan panti pijit. Masalahnya, Penyebaran Covid-19 Kota Jayapura masih semakin tinggi hal ini berdasarkan dari data penyebaran Covid-19, ditambah lagi hasil rapid test massal yang dilaksanakan selama tiga hari untuk pedagang Pasar Youtefa Abepura.

 “Penyebaran virus Corona masih tinggi di Kota Jayapura, buktinya ada sekira 394 pedagang Pasar Youtefa Abepura yang reaktif Covid-19, sehingga dilakukan swab dan kita menunggu hasilnya, dan pasar akan ditutup tiga hari. Untuk itu, saya harap masyarakat bersabar dulu, walaupun menerapkan protokol kesehatan tapi kalau masih ada warga yang bandel tentu ini masih bisa memicu penyebaran Covid-19,”ungkapnya, Jumat (26/6) kemarin.

 Dijelaskan, berdasarkan evaluasi tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Jayapura, cluster Penyebaran Covid-19 banyak ditemukan di pasar, karena di pasar banyak orang berkumpul tidak bisa menjaga jarak dan rajin mencuci dengan air dan sabun serta menggunakan masker. 

 Oleh karena itu,  jika saat ini penanganannya tidak dilakukan secara sistematis maka bisa menyebar kemana-mana. Oleh sebab itu, dalam rangka benar-benar memutus mata rantai Penyebaran Covid-19 Kota Jayapura, semua instruksi dan anjuran Pemerintah harus bisa dijalankan dengan baik, masyarakat jangan kepala batu dan tidak mau disipilin. Apalagi dalam melaksanakan Sweeping masker di jalan umum dan APD di tempat usaha maupun instansi secara data jumlah kumulatif ada OKB 448 pelanggar di 5 distrik,

Pelaku usaha 47 pelanggar terhitung. Tentu ini menandakan bahwa masih ada warga Kota Jayapura belum sadar akan pentingnya menerapkan protokol Kesehatan. Padahal Pemerintah sudah membagikan masker kepada warga lebih 76 ribu, belum lagi dari organisasi, instansi dan lainnya.(dil)

newsportal

Recent Posts

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

2 hours ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

2 hours ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

3 hours ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

3 hours ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

4 hours ago

Bekerja Bukan Lagi Soal Ideal, Tapi Kebutuhan yang Tak Bisa Ditunda

Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…

5 hours ago